Ratusan Guru Kecewa Koperasi Winaya Bhakti

Diterbitkan  Selasa, 08 / 09 / 2015 14:52 - Berita Ini Sudah :  976 Dilihat

Koperasi Winaya BhaktiTAPOS, CISOKA – Ratusan guru kecewa terhadap kinerja pengurus Koperasi Winaya Bhakti, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Koperasi tersebut sudah tiga tahun belakangan ini tidak menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT).

Kekecewaan itu salah satunya disampaikan Lukmantara, Kepala SD Cempaka I, Cisoka, kepada sejumlah wartawan di kantornya, Senin (7/9).

“Koperasi Winaya Bhakti memang sudah tiga tahun tidak melaksanakan kewajiban menggelar RAT. Akibatnya anggota tidak tahu perkembangan koperasi,” ungkap Lukmantara yang juga anggota koperasi tersebut.

Dia menerangkan, yang dimaksud perkembangan koperasi itu, yang paling penting soal perkembangan keuangan. “Kami tidak tahu berapa sisa hasil usaha (SHU) koperasi itu  selama tiga tahun itu,” paparnya.

Selain itu, lanjut dia, di koperasi itu ada simpanan pokok Rp 15 ribu per anggota per bulan, kemudian ada simpanan wajib Rp 65 ribu per anggota per bulan, dan simpanan sukarela untuk manasik.

Menurut dia, jumlah dana yang terkumpul itu tentu saja cukup besar karena jumlah anggota koperasi mencapai 250 orang. Jumlah itu belum ditambah dengan anggota dari Kecamatan Solear.

Akibat tidak digelarnya RAT itu sambung dia, seluruh anggota juga tidak memiliki buku laporan keuangan koperasi. “Anggota koperasi itu guru-guru SD yang ada di Kecamatan Cisoka dan sebagian lagi Kecamatan Solear. Mereka tidak punya buku koperasi tahunan,” terang Lukmantara.

Dia mengaku sudah menyampaikan masalah tersebut ke Badan Pengawas Koperasi Winaya Bhakti. Namun hingga saat ini belum ada tanggapan.

Lukmantara tentu saja tidak akan tinggal diam dan dalam waktu dekat ini akan menggalang guru-guru untuk mempertanyakan perkembangan koperasi Winaya Bhakti kepada ketuanya, Dadang Khaerudin.

Dadang hingga berita ini diturunkan belum bisa dikonfirmasi. Nomor telepon genggam yang biasa digunakannya, ketika dihubungi dalam keadaan tidak aktif. Ketika dikirim pesan singkat pun tidak dijawab.(bud)

Komentar Anda

comments