Pemkot Tangerang Tetap Jamin Layanan Kesehatan Masyarakat

Diterbitkan  Jumat, 13 / 11 / 2015 13:45 - Berita Ini Sudah :  825 Dilihat

TANGSEL POS, TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Dadi Budaeri menegaskan program Kartu Multiguna tetap ada, tapi namanya berubah menjadi program Tangerang Sehat yang mengkover pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Kota Tangerang tanpa terkecuali.

“Seluruh masyarakat Kota Tangerang bakal memperoleh pelayanan kesehatan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang, Dadi Budaeri.

Sekda menambahkan, semua masyarakat Kota Tangerang berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan gratis di 32 RS yang bekerjasama dengan Pemkot Tangerang. “Cukup menunjukkan KTP,” terangnya.

Sekda juga menyampaikan, pelayanan kesehatan menjadi salah satu program prioritas Pemkot Tangerang, disamping program lain yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan dan infrastruktur jalan.

“Dari struktur APBD saja kita bisa lihat kemana arah pembangunan kita. Sektor kesehatan juga mendapatkan proporsi yang besar,” sambungnya.

Diinformasikan pada tahun 2015, Pemkot Tangerang telah menganggarkan Rp 132 miliar untuk program Tangerang Sehat saja. Dan sampai Juni 2015 tercatat sebanyak 74.854 orang telah memanfaatkan program Tangerang Sehat dengan rincian 60687 rawat jalan dan 14.167 rawat inap.

Sementara itu, terkait dengan rencana jaminan kesehatan yang akan dikover semua oleh BPJS sebagaimana diatur undang-undang, Sekda meminta agar BPJS juga bisa memberikan standar pelayanan yang sama dengan program Tangerang Sehat. “Karena BPJS selama ini tidak mengkover semua tindakan medis maupun obat-obatan, kalau bisa semua tindakan medis maupun obat-obatan bisa dikover semua seperti dalam program Tangerang Sehat,” tuturnya.

Diinformasikan berdasarkan Undang-undang Nomor 24/ 2011 tentang BPJS, semua Warga Negara Indonesia (WNI) wajib menjadi anggota BPJS dan hal ini sekaligus menyebabkan program pelayanan kesehatan yang dikover oleh pemerintah daerah harus dihentikan.

Oleh karenanya, mulai tahun depan Pemkot Tangerang berencana akan mengalihkan anggaran program Tangerang Sehat untuk membiayai premi asuransi bagi seluruh masyarakat Kota Tangerang, sehingga masyarakat tidak terbebani dengan kewajiban membayar premi setiap bulannya. “Mekanismenya masih kita formulasikan,”ucapnya.

Sekda juga menambahkan bahwa bila hal tersebut jadi dilaksanakan, Pemkot Tangerang akan meminta kepada BPJS untuk membedakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Tangerang dengan pasien BPJS umum. “Contohnya jika dalam suatu tindakan medis yang menelan biaya Rp 5 juta, kan enggak semua dikover sama BPJS, tapi khusus untuk masyarakat Kota Tangerang kita minta dikover semua,” tegasnya.(*)

Komentar Anda

comments