Dinsos Banten Gelar Bimtek Penyusunan LPJ Bansos

Diterbitkan  Selasa, 17 / 11 / 2015 14:45 - Berita Ini Sudah :  945 Dilihat

Bimtek Dinas Sosial Provinsi BantenDalam rangka membudayakan transparansi di lingkungan Dinas Sosial di Kabupaten/Kota serta pendamping sosial, Dinas Sosial Provinsi Banten menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penyusunan Laporan Pertanggungjawaban Bansos Tahun Anggaran 2015 baru-baru ini, di Pandeglang. Ketua Pelaksana Kegiatan Mochamad Bangkit mengatakan, berdasarkan evaluasi laporan pertanggungjawaban Bansos Tahun 2014, masih ada beberapa penerima bansos belum menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban Bansos.

“Kita berharap, melalui bimbingan teknis ini dapat memberikan pemahaman teknis tentang tata cara pembuatan laporan yang benar, sehingga hasil laporan bansos yang dibuat dipertanggungjawabkan,” kata Bangkit dalam laporannya. Kegiatan tersebut dihadiri 125 orang dari Dinas Sosial dan Pendamping Sosial di 8 Kebaupten/Kota. Bangkit berharap, bimbingan teknis tersebut juga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pendamping dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban bansos dengan baik dan benar.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Nandy Mulya menegaskan, laporan Pertanggungjawaban Bansos Tahun 2015 bisa selesai tepat waktu. Sehingga, transparansi dan kredibilitas instansi sosial terbangun. Menurut Nandy, kemiskinan merupakan persoalan mendasar dimana dalam penangananya menjadi tanggungjawab bersama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah mulai dari tingkat Provinsi dampai dengan tingkat yang paling dekat dengan masyarakat yaitu Desa/Kelurahan.

“Kelompok Bersama (KUBE) dan RTLH adalah media pendekatan dalam pemberdayaan sosial dan penanggulangan kemiskinan yang telah dilaksanakan sejak lama dan setiap tahunnya mengalami penyempurnaan dan pengembangan baik mengenai jangkauan sebaran lokasi, jumlah sasaran penerima manfaat maupun metodelogi pelaksanaannya,” papar Nandy.

Ditambahkan Nandy, pendamping sosial merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan program pemberdayaan social dan penanggulangan kemiskinan, karena melalui peran mereka keberhasilan dapat dicapai. Oleh karenanya diperlukan ketersediaan tenaga pendamping KUBE dan RTLH yang professional dan memiliki kemampuan serta kualitas memadai.

“Pendamping sosial RTLH memahami pembuatan dan penyusunan laporan pertanggungjawaban bansos pendamping sosial RTLH dapat membantu para penerima bansos RTLH dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban bansos,” ujarnya.(adv)

Komentar Anda

comments