Tangsel Siap Hadapi Pasar Bebas ASEAN Bersama UKM

Diterbitkan  Jumat, 20 / 11 / 2015 14:40 - Berita Ini Sudah :  1132 Dilihat

Dinas Koperasi Tangerang SelatanPemerintah Kota Tangsel melalui Dinas Koperasi dan UKM meramu jurus jitu untuk menyongsong era pasar bebas.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Tangerang Selatan, Warman Syanudin mengatakan pasar bebas ASEAN tak bisa dibendung lagi. Tentunya ada rasa khawatir, jangan sampai pedagang di Tangerang Selatan tidak bisa bersaing dengan pedagang lain yang akan berdatangan ke Indonesia, khususnya ke kota dengan moto Cerdas, Modern dan Religius ini.
“Ini yang sedang kami pikirkan dan upayakan setelah UKM di Tangerang Selatan tumbuh dan berkembang jangan sampai masuknya MEA menjadi ganjalan mereka berkembang,” kata Kepala Dinas.

Sejauh ini, menurut Warman keberadaan UKM di Tangerang Selatan cukup gemilang. Banyak produk perorangan muncul ke permukaan, namun perlu ditingkatkan lebih tajam dalam persaingan dan himpitan produk luar. Yang pasti, mulai dari kualitas dan kemasan harus betul-betul diperhatikan secara jeli.

“Kami akan terus mengawal, mendorong dan membina UKM Tangerang Selatan untuk dapat bersaing dari ketatnya persaingan secara terbuka. Ini sebagai tantangan tapi sekaligus sebagai peluang harus jadi tuan rumah di kampung sendiri,” katanya.

Agar lebih menarik dan punya kekuatan Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan akan menggandeng pihak swasta untuk menjadi mitra. Melalui cara itu, diharapkan mampu menciptakan daya tarik tersendiri, yakni membuka satu tempat di pusat kota dengan menyatukan label atau produk yang ada dan ini dinilai lebih efektif.

“Memang Pemkot akan bangun gedung sentra UKM di BSD, sambil menunggu gedung jadi kami berupaya produk UKM semakin berkembang. Rencana kami ingin semua produk UKM dikumpulkan dikelola swasta dengan merek yang sama sehingga jauh lebih mudah,” katanya.

Ia menceritakan misalkan saja, produk dodol di Tangerang Selatan banyak, termasuk makanan lainya juga sama. Ketika sudah masuk gerai yang dikelola swasta, akan dijadikan satu label sama. Namun ini butuh proses perijinan dan sebagainya.

“Pastinya membutuhkan proses lebih lanjut, mengkomunikasikan kepada pelaku UKM, ini sangat penting agar tidak jadi persoalan,” kata Warman.

Ketua Koperasi UMKM Mandiri Tangerang Selatan Erwin Suryana mengapresiasi langkah Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangerang Selatan. “Yang pasti ide-ide lahir sebagai upaya kebangkitan UKM itu kami sangat mendukung penuh tapi tentunya melalui pendekatan musyawarah kedepanya seperti apa, dan bagaimana keberadaan UKM itu sendiri, agar tetap eksis terus di Tangerang Selatan dan diluar Tangerang Selatan,” tandasnya.(adv)

Komentar Anda

comments