Hasil Kerajinan Tangan Bisa Undang Investor ke Tangsel

Diterbitkan  Rabu, 25 / 11 / 2015 13:10 - Berita Ini Sudah :  736 Dilihat

UKM Kota TangselKini giliran peserta dari Kelurahan Pamulang Barat, Pamulang Timur, Pondok Benda dan Benda Baru dapat pelatihan Handicraft. Tak hanya pelatihan saja tapi semua peserta dibekali peralatan untuk berlatih di rumah masing-masing.

Kasi Kesos Kecamatan Pamulang Wiwik Budi Heryawati disela kegiatan mengharapkan usai pelatihan dari masing-masing kelurahan bisa dikembangkan pada lingkungannya mereka, bila perlu secara masif terus diupayakan. Harapanya para tetangga dapat tertular ilmu yang diperoleh selama pelatihan.

“Harapnya hasil pelatihan ini bisa ditularkan kepada tetangga disekeliling mereka sehingga ilmu yang diperoleh dari pelatihan tak hanya untuk diri sendiri,” harap Wiwik, Selasa (24/11) di Aula Kelurahan Pamulang Barat.

Selain bisa dikembangkan di lingkungan masing-masing berharap mereka bisa kreatif. Tidak hanya mengandalkan dari hasil pelatihan semata, tapi bisa mencari model baru, cara baru dalam berkreasi. Jika mereka menerapkan hal seperti itu tandanya mereka kreatif dan cepat berkembang.

“Keahlian harus terus dikembangkan, diolah menjadi menarik, temukan hal-hal baru, ide kreatif dalam menyajikan kerajinan tangan itu yang akan tetap eksis. Peserta pelatihan dituntut untuk melihat perkembangan diluar agar hasil kerajinanya bisa mengikuti pasar luas,” saran Wiwik.

Peserta diberikan satu set peralatan seperti tas, fas bunga, mute daun dan mute kembang serta mute kuncup, kertas, gunting, lem, kawat dan alat pelangkap membuat bunga anggrek yang bisa disajikan dalam fas bunga.

Camat Pamulang Deden Juardi, mengharapkan ibu-ibu yang diberikan pelatihan bisa menarik para pembeli. Bila perlu investor supaya masuk dalam pengembangan kerajinan tangan yang dibuatnya itu. Semua ada pangsa pasar hanya butuh proses untuk menemukanya.

“Harus betul-betul serius mengeluti kegiatan ini, karena peluang bisnisnya besar, untuk kebutuhan ruang perkantoran, pemerintahan dan rumah tangga. Jika dilihat Tangsel sangat banyak perkantoran,” sambungnya.

Jika hasil yang dibuat kemudian dipakai banyak perkantoran untuk hiasan, pasti akan banyak yang mencarinya. Tidak menutup kemungkinan dari luar Tangsel bisa melakukan kerjasama.

“Setelah hasilnya baik, baru melakukan pemasaran ke perkantoran dan pemerintahan. Kami optimis hal itu akan berjalan lancar dan mereka butuh hiasan untuk di ruang kerjanya. Kami meminta dikembangkan lebih serius,” ujar Deden.(adv)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!