SOTK Pemkot Membingungkan

Diterbitkan  Jumat, 04 / 12 / 2015 14:40 - Berita Ini Sudah :  713 Dilihat

Display Tangsel PosTANGSEL POS, TANGERANG – Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) di Pemkot Tangerang perlu dievaluasi lantaran terdapat tumpang tindih dalam teknis pelaksanaan kerja. Hal itu dapat memperlambat proses pembangunan.

Demikian disampaikan anggota Komisi I DPRD Kota Tangerang, Muhammad Rijal kepada wartawan, kemarin. “Pada saat pembahasan revisi Perda No 2/ 2008 yang telah disahkan beberapa waktu lalu, ada beberapa SOTK yang tumpang tindih sehingga dapat mengganggu dan memperlambat pembangunan,” katanya.

Dikatakan politisi PDIP ini, dirinya mencontohkan antara Dinas Cipta Karya dan Dinas Bina Marga Sumber Daya Air yang sama-sama mengatur persoalan drainase yang terkadang memerlukan koordinasi apabila menghadapi permasalahan. Sementara masyarakat tidak mengetahui dinas mana yang harus bertanggung jawab akan hal itu.

Untuk itu, antara Perda No 1/ 2008 tentang Urusan Pemerintahan Daerah dan Perda No 5/ 2008 tentang SOTK sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini. Karenanya, pihaknya meminta revisi peraturan tersebut menjadi perhatian Pemkot Tangerang. “Solusinya harus ada perubahan aturan,”ungkap Rijal di kantornya.

Ketua Komisi IV DPRD Apanudin juga menyatakan hal yang sama. Dikatakannya, dalam pembahasan bersama anggota Pansus yang telah melalui kajian dan studi banding, pihaknya memandang Pemkot Tangerang perlu mengubah Perda No 1/2008 dikarenakan saat ini sudah bertentangan dengan perda yang mengatur SOTK.

Hal itu dalam rangka mempercepat pembangunan di Kota Tangerang dengan sistem perencanaan yang baik dan tersistem serta dapat merealisasikan program kegiatan yang telah direncanakan terlebih dengan RPJMD yang telah disusun. “Ya benar salah satu usulan kami kepada Pemkot untuk mengubah aturan Perda tentang Urusan Pemerintahan Daerah,”pungkas Apanudin.(cat/den/bnn)

Komentar Anda

comments