Akta Kelahiran Merupakan Hak Dasar Anak


Sudahkah Anda Memiliki Akta Kelahiran?

Diterbitkan  Senin, 14 / 12 / 2015 17:44 - Berita Ini Sudah :  932 Dilihat

Pelayanan Akta Keliling Kota Tangerang Selatan

Akta Kelahiran adalah bukti sah mengenai status dan peristiwa seseorang yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Sebagai generasi penerus, anak-anak memiliki hak-hak tertentu yang harus dipenuhi oleh Negara, salah satunya dengan memiliki identitas diri atau akta kelahiran yang sangat mempengaruhi dalam pengakuan kewarganegaraan.

Hak ini akan menentukan pengakuan, perlindungan dan pemenuhan anak yang lainnya (waris dan nafkah) akses pendidikan, dan kesehatan.

Hak atas akta kelahiran dijamin dalam UU 39 Tahun 1999 tentang HAM, UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, UU No 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan dan UU No 24 Tahun 2013 perubahan atas UU No 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

Berdasarkan Undang-Undang Administrasi Kependudukan Pencatatan Kelahiran adalah didasarkan kepada azas domisili yang berarti dimanapun peristiwa kelahiran terjadi pencatatannya tetap dilakukan berdasarkan domisili orang tua bayi yang dibuktikan melalui dokumen kependudukan orang tua bayi (KTP-El).

Adapun persyaratan pembuatan akta kelahiran adalah sebagai berikut :

1. KTP dan KK Orangtua domisili Tangerang Selatan

2. Surat Keterangan Lahir dari Kelurahan

3. Surat Keterangan lahir dari Bidan/ Rumah Sakit

4. Identitas dua orang saksi lahir

5. Kutipan Akta Nikah/ akta perkawinan orang tua (fotokopi lengkap 1 buku)

6. Fotokopi ijazah/ raport bagi pemohon yang memiliki

7. Pasport bagi pemegang ijin kunjungan

8. Surat Keterangan tempat tinggal orang tua pemegang ijin terbatas

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tangerang Selatan

Pada dasarnya hak pertama anak setelah dilahirkan adalah identitas yang meliputi nama, orangtua (silsilah keturunan) dan kewarganegaraan yang dituang dalam bentuk akta kelahiran, bilamana anak yang perkawinan orang tuanya tidak dapat dibuktikan dengan dokumen sah Neara (Akta Perkawinan/akta nikah), akta kelahiran yang bersangkutan dapat diterbitkan hanya tercantum nama ibu dalam akta.

Mengingat urgensi dari akta kelahiran bagi Warga Negara, pemerintah menjadikan kepemilikan akta kelahiran sebagai salah satu agenda pembangunan yang menjadi skala prioritas pemerintah 2015-2019, sebagai wujud nawa cita pertama pemerintah saat ini untuk menghadirkan Negara yang bekerja, memberikan rasa aman dan melindungi melalui pelayanan pencatatan sipil.(adv)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!