Anggota Paguyuban Kampung Bulak di Cempaka Putih Dilantik

Diterbitkan  Senin, 22 / 02 / 2016 8:33 - Berita Ini Sudah :  1315 Dilihat

Anggota Paguyuban Kampung Bulak di Cempaka Putih Dilantik

CIPUTAT TIMUR – Pemuda menjadi bagian terdepan dalam menjaga lingkungan sekitar. Baik dan buruknya lingkungan tercermin dari keberadaan para pemuda.

Ketua RW 02 Kampung Bulak, Cempaka Putih, Faisal Rizal disela pelantikan pengurus Paguyuban Remaja Kampung Bulak Cempak Putih, Ciputat Timur, periode 2016-2018 tampak semangat. Ia menyebut pentingnya persatuan antar pemuda dalam menjaga lingkungan sekitar.

“Paguyuban sama halnya dengan Karang Taruna, tetapi karena sudah lama menggunakan nama paguyuban, maka tetap digunakan. Intinya merangkul remaja untuk berproduktif, kreasi dan kreatif. Paguyuban juga bentuk representatif memiliki kegiatan positif,” katanya.

Ia mengingatkan kepada para orangtua untuk selalu mendukung kegiatan anak-anaknya itu. Puluhan remaja yang tergabung dalam paguyuban agar tidak diberikan batasan, tetapi memberikan pengawasan. Paguyuban Remaja Kampung Bulak ditujuka bisa membendung hal-hal negatif seperti narkoba, dan anak-anak tongkrongan yang tidak jelas.

“Remaja harus dukungan terbaik bagi mereka. Harapan kami adalah jangan sampai ada hal-hal yang tidak kita inginkan berkembang di lingkungan kita, selain narkoba juga perkembangan Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT),” paparnya.

Dewan Pembina Paguyuban Remaja Kampung Bulak, Musa Nur HS menegaskan, paguyuban yang dibentuk sejak puluhan tahun silam bukan dari Organisasi Masyarakat (Ormas), melainkan keberagaman dan kerukunan antar remaja di ingkungan.

Ia menegaskan paguyuban Kampung Bulak pernah menjadi percontohan pada tahun 1190-an. “Paguyuban Kampung Bulak saat masih menjadi satu dengan Kelurahan Rempoa menjadi percontohan. Remajanya religius, juga memiliki kemampuan banyak hal, olahraga, marawis dan lain-lain,” ujarnya.

Oleh karena itu ia ingin mempertahankan tradisi yang telah turun-temurun diwariskan oleh orangtua yang kini sudah sepuh. Ia memberikan arahan supaya remaja saat ini jika ada masalah jangan diselesaikan secara sendiri, harus bersama-sama.

“Kami sebagai orangtua berpesan jika ada persoalan harus diselesaikan bersama-sama jangan sendiri-sendiri,” harapnya.

Lurah Cempaka Putih, Ciptim Tarmidzi menegaskan, remaja memiliki karakter religius harus tetap dipupuk dan dipelihara. Peran orangtua harus maju dalam mendorong anak-anaknya untuk tampil berkreasi dan menemukan banyak ide-ide cemerlang.

“Kami sebagai pemerintah mendukung agar saling kompetisi supaya bisa prestasi dengan RW yang lain. Ingin menonjolkan ciri khas dari masing-masing paguyuban seperti daur ulang sampah,” mimpinya.

Ketua paguyuban Remaja Kampung Bulak, Cempaka Putih, Muhamad Furkon di hadapan para tamu mengatakan, dalam dua tahun kedepan akan membuat satu produk yang memiliki nilai ekonomis. Saat ini sedang mengembangkan cara pilah pilih sampah.

“Melalui tema satu hati satu jiwa satu rasa, kami akan selalu bersama dalam memajukan daerah kami ini. Kedepan akan membuat produk yang bisa dijual keluar. Kami akan serius mencari ciri khas di Kmapung Bulak untuk dikemangkan,” jelasnya.

Ia menegaskan, tugas paguyuban bukan hanya untuk berkelompok antar remaja, tapi juga lebih memperhatikan perkembangan dan kemajuan remaja dalam pengembangan ketrampilan. “Pemuda saatnya berkompetisi dalam kemajuan ekonomi,” pungkasnya.(din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!