Tak Tertampung, Sekolah Desain Dibanjiri Peminat

Diterbitkan  Kamis, 17 / 03 / 2016 7:20 - Berita Ini Sudah :  665 Dilihat

Tak Tertampung, Sekolah Desain Dibanjiri Peminat

SERPONG – Program “Aku BeDa” (Aku Belajar Desain) yang diselenggarakan sekolah desain di Digital Innovation Lounge BSD Junction, Serpong, Minggu (13/3) lalu mendapatkan respon sangat positif dari para peserta . “Aku BeDa” bertujuan untuk mengapresiasi para pendaftar yang sebelumnya tidak diterima karena keterbatasan daya tampung sekolah tersebut.

Pendiri Sekolah Desain Saka Arul Kusuma sangat ingin peserta yang tidak diterima pada kelas regular, bisa ikut belajar desain di program aku beda ini. “Saya perlu bertanggungjawab untuk menampung, memfasilitasi energi positif para peserta yang belum berhasil diterima di sekolah desain,” ujarnya.

Sekitar 30 peserta mengikuti “Aku BeDa” yang dilaksanakan mulai pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB ini. Mayoritas para peserta masih duduk dibangku perkuliahan. Namun ada juga beberapa dari pelajar serta pekerja. Saka menilai, antusias peserta untuk mengikuti “Aku BeDa” ini sangat luar biasa.

“Antusiasnya diluar dugaan, sangat sangat luar biasa. Semoga ini menjadi agenda rutin bulanan kami. Kami ingin para jiwa muda menciptakan sesuatu yang bisa berguna bagi dirinya dan berguna bagi orang lain,” ucap Saka.

Menambah semarak acara, panitia juga mengadakan challenge untuk para peserta. Saka memberikan tantangan yakni memposting nama 30 peserta terpilih di media sosial. Siapapun yang mendapat komentar positif dan like terbanyak akan mendapatkan golden tiket untuk mengikuti #AkuBEDA-2 tanpa mengikuti tahap seleksi.

Salah satu peserta yang mengikuti “Aku BeDa” dan mendapatkan award gold ticket, Kenas mengatakan sangat senang rasanya bisa bergabung dengan sekolah desain di program “Aku BeDa”. Ia bisa mendapatkan ilmu dan teman baru, juga bisa saling sharing mengenai desain.

“Sangat bersyukur bisa kenal teman-teman baru. Juga bisa menyambung tali silaturrahmi. Apalagi sehabis selesai materi “Aku Beda” teman-teman pada kumpul makan bareng mengakrabkan diri,” jelasnya.(lan)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!