Diajak Koalisi Besar


‎Giliran PKB dan Golkar Diincar PKS

Diterbitkan  Kamis, 26 / 05 / 2016 9:00 - Berita Ini Sudah :  919 Dilihat

Ilustrasi.(NET)

Ilustrasi.(NET)

SERANG – Setelah mengajak lima partai lainnya untuk berkoalisi, kini PKS mulai mengincar PKB dan Golkar. Dua partai tersebut dianggap sangat penting untuk diajak bergabung dan membentuk koalisi besar untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat di Pilgub Banten 2017 mendatang.

Ketua DPW PKS Banten, Miftahudin ditemui usai rapat paripurna di gedung DPRD, Rabu (25/5) mengungkapkan, pihaknya berencana mengajak dua kekuatan besar partai lagi untuk berkoalisi, yakni Golkar dan PKB.

“Kami, enam partai ini berencana ingin mengajak PKB dan Golkar untuk sama-sama berkoalisi demi kemaslahan Banten. Karena kami yakin dua partai itu sama-sama dengan enam patai yang sebelumnya sudah melakukan komunikasi politik, sama-sama perlu pemimpin baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pentingnya berkoalisi dengan PKB dan Golkar karena kedua partai tersebut adalah parpol terbuka, tidak tertutup seperti PDIP yang melarang kadernya untuk daftar ke partai lain.

“Insya Allah kita tinggal menunggu saja, kalau semuanya sesuai dengan rencana akan sepakat. Tinggal menungu waktu saja,” jelasnya.

Ketua DPW PKB Banten, Rahmat Abdul Gani didampingi Sekretaris Fraksi DPRD Banten yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Pandeglang, Thoni Fatoni Mukson menyambut baik rencana koalisi besar yang digagas oleh PKS dan Gerindra.

Menurutnya, sebagai partai terbuka, tawaran bergabung dengan koalisi besar akan menjadi pertimbangan, kendati seluruh kebijakan akan dikembalikan ke DPP.

“Kita tidak masalah, rumahnya dulu. Dan koalisi wajib. Karena tidak ada stau parpolpun yang bisa maju tanpa koalisi di Pilgub Banten,” jelas Rahmat.

Disinggung adanya kesepahaman enam partai yang sudah berencana bergabung terlebih dahulu seperti PKS, Gerindra, PAN, PPP, Hanura dan Demokrat yang menghendaki sosok baru sebagai cagub dan cawagub dalam Pilgub 2017, menurutnya hal tersebut harus dilihat dari visi dan misi calon.

“Sosok baru itu yang selama ini atmosfir di cagub dan cawagub, tinggal bagaimana konsep, bagaimana visi dan perjuangan. Harus ada distribusi pembangunan yang rata, tidak ada ketimpangan. Pilgub 2017 ini untuk membangun infrastruktur baik fisik maupun layanan dasar di Banten. Dan ini adalah kesempatan agar kedepan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Senada diungkapkan Thoni. Menurut dia, sebagi partai terbuka, PKB memberikan kesempatan koalisi dengan seluruh partai termasuk dengan PDIP. Namun sejauh ini PKB belum melakukan komunikasi politik dengan partai besutan Megawati Soekarno Putri.

“Pak Rano siap maju dan berkoalisi dengan PDIP bisa saja. Tetapi sejauh ini belum ada pembicaraan satu sama lain. Semua berpeluang, dan berpeluang koalisi besar itu luar biasa. PKB juga akan membuka pendaftaran cagub dan cagub, nanti akan ada penyampaian visi misi dihadapan seluruh kader PKB, hasilnya nanti akan diserahkan ke DPP PK B untuk ditetapkan,” jelasnya.

Sekretaris DPD Golkar Banten, Bahrul Ulum mengaku belum mendengar atau diundang oleh PKS atau Gerindra untuk membicarakan koalisi dengan lima partai lainnya.

“Partai Golkar terbuka, sipapun bisa bergabung. Penjajakan koalisi akan diserahkan kepada ketua, karena belum ada komunikasi formal. Partai berkoalisi dengan siapapun. Sampai sekarang belum ada komunikasi dengan saya, mungkin dengan ketua (Ratu Tatu Chasanah,red),” terangnya.(rus/bnn)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!