Pilgub Banten 2017


Tantowi Urung Nyalon, Endeh Tetap Nekat

Diterbitkan  Sabtu, 04 / 06 / 2016 13:18 - Berita Ini Sudah :  128309 Dilihat

Tantowi Yahya.(NET)

Tantowi Yahya.(NET)

SERANG – Akibat adanya revisi Undang-Undang Pilkada, Tantowi Yahya batal maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2017. Politisi Partai Golkar ini tak ingin kehilangan jabatannya sebagai anggota DPR RI.

Diketahui, revisi UU pilkada menyebutkan, semua anggota DPRD dan DPR RI yang akan maju menjadi calon kepala daerah harus mengundurkan diri dari keanggotaan.

Tantowi mengaku salah satu pemicu dia membatalkan menjadi calon gubernur, karena ada ketentuan dewan harus mundur dari DPR. “Mau bagaimana lagi, sudah diketok dan disetujui delapan fraksi. Saya tidak jadi nyalon gubernur, karena taruhannya amanat rakyat. Jadi lebih memilih dan concern di DPR RI. Untuk cagub atau cawagub biar keputusannya dari DPP,” ujar anggota Komisi I DPR RI ini.

Berbeda dengan Tantowi, Anggota DPR RI lainnya Dimyati Natakusumah menyatakan siap mundur dari keanggotaan DPR. “Saya siap mengundurkan diri. Ada beberapa tugas memang yang belum diselesaikan di DPR, tapi Insya Allah Oktober saya akan mundur. Kalau dihitung-hitung jabatan saya masih ada tiga tahun lagi. Oktober mendatang genap dua tahun, tapi tidak apa-apa itu sebuah risiko perjuangan,” papar mantan Bupati Pandeglang ini.

Alasannya menyatakan siap mundur, ujar Dimyati, karena hasil survei dirinya bagus. Pada April lalu, dia baru melakukan langkah awal. Saat ditanya orang pun masih berupa pertimbangan. Namun, ketika dia bergerak elektabilitasnya naik dan semakin menanjak.

Dimyati mengungkapkan saat ini dukungan KTP sudah terkumpul 800 ribu dari target sejuta KTP. Jika sudah terkumpul dan memenuhi syarat, tinggal diserahkan ke KPU. Terkait penentuan wakil akan diputuskan pertengahan Juni ini.

“Lewat jalur independen ini lebih bagus. Keuntungannya elektabilitas saya terus naik. Mungkin yang lain stagnan karena masih menunggu keputusan parpol. Terbukti, pergerakan yang baru dimulai pertengah April sudah mencapai 43 persen,” ungkapnya.

Disinggung soal pencalonannya yang tidak melalui partai, Dimyati menampik adanya ketidaknyamanan di DPR RI.

“Maju lewat jalur independen, karena langsung didukung oleh rakyat. Jadi tidak punya beban moril kepada parpol tertentu,” ucap pria akrab disapa Endeh ini.(SUF/AEP/BNN)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!