Anggota DPRD Banten Serap Aspirasi Masyarakat Tangsel

Diterbitkan  Senin, 27 / 06 / 2016 7:15 - Berita Ini Sudah :  122312 Dilihat

Anggota DPRD Provinsi Banten Harun Al – Rasyid (berdiri) menggelar reses di kediamannya.(IDRAL MAHDI/TANGSEL POS)

Anggota DPRD Provinsi Banten Harun Al – Rasyid (berdiri) menggelar reses di kediamannya.(IDRAL MAHDI/TANGSEL POS)

SERPONG- DPRD Provinsi Banten kini memasuki masa reses ketiga, sehingga banyak anggota dewan turun kembali ke konstituennya dan menyerap aspirasi. Reses tersebut salah satunya dilakukan anggota DPRD Provinsi Banten,Harun Al-Rasyid dari daerah pemilihan (dapil) Tangsel.

Dirinya mengadakan reses selama enam hari penuh dengan mengelilingi tujuh kecamatan di Tangsel. Dalam kegiatan reses yang digelar di rumahnya, di Lengkong Gudang Timur, Serpong itu, hadir puluhan unsur masyarakat dan tujuh Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar se-Tangsel. “Ada beberapa kelurahan, dari masyarakat. Ini semua menjadi catatan bagi saya untuk saya perjuangkan lebih lanjut nanti di DPRD Banten. Dalam program anggaran murni akan datang,” ujarnya.

Harun yang juga Anggota Komisi III di DPRD Banten itu, juga menjelaskan kerja-kerjanya selama menjadi Anggota Dewan menggantikan Tanto W Arban setelah dilantik menjadi Wakil Bupati Pandegelang itu.

Dia menjelaskan tentang tugasnya dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan juga pengawasan aset-aset yang ada di Tangsel. “Tugas saya di komisi soal keuangan dan aset. Jadi saya juga menjelaskan persoalan PAD Banten kepada masyaralat, dan juga soal aset,” tuturnya.

Lebih lanjut mengenai reses tersebut, Harun juga menjadikan kegiatan reses tersebut sebagai kegiatan silahturahmi kepada para konstituennya. “Ini juga sebagai kegiatan silahturahmi kepada konstituen. Karena biar bagaiamana pun mereka sangat berjasa menghantarkan saya menjadi Anggota DPRD Banten,” paparnya.

Mengenai aset menurutnya, perlu pengawasan ekstra, karena saat ini sangat rentan aset-aset di Banten yang dicaplok oleh pengembang untuk kepentingan bisnisnya. “Soal pengawasan aset ini kita benar harus kerja keras. Banyak yang dicaplok pengembang, makanya kami minta setiap kepala daerah kabupaten/kota agar lebih detail dalam mendata aset,” paparnya.

Sementara, Margono, salah satu tokoh dari Pondok Aren mengatakan, kegiatan reses yang digelar para dewan itu sangat penting. Itu juga menunjukan bahwa mereka benar-benar berkerja untuk menyerap aspirasi masyarakat. β€œIni membuktikan kalau mereka benar-benar bekerja, dan benar-benar mendengarkan aspirasi masyarakat. Makanya kegiatan reses ini menurut kami sangat penting,” tuturnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!