Jokowi Anugerahi Airin Satya Lencana Koperasi

Diterbitkan  Sabtu, 23 / 07 / 2016 2:20 - Berita Ini Sudah :  1459 Dilihat

AIRIN TERIMA SATYALENCANA: Presiden Republik Indonesia Jokowi Widodo menganugerahi Satyalencana Pembangunan Koperasi kepada Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Jambi, (21/7). Presiden Jokowi Widodo menganugerahi Satyalencana Pembangunan Koperasi kepada 10 pimpinan daerah. Pemberian penghargaan ini dalam rangka peringatan ke-69 Hari Koperasi Nasional

AIRIN TERIMA SATYALENCANA: Presiden Republik Indonesia Jokowi Widodo menganugerahi Satyalencana Pembangunan Koperasi kepada Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, Jambi, (21/7). Presiden Jokowi Widodo menganugerahi Satyalencana Pembangunan Koperasi kepada 10 pimpinan daerah. Pemberian penghargaan ini dalam rangka peringatan ke-69 Hari Koperasi Nasional

 

JAMBI-Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany mendapatkan anugerah Satya Lencana Pembangunan Koperasi bersama sembilan kepala daerah lainnya dari Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Penghargaan itu diberikan dalam puncak peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-69 di Jambi, kemarin.

Usai menerima penghargaan dari Jokowi, Airin Rachmi Diany mengungkapkan bahwa penghargaan itu bagian dari usaha bersama baik pemerintah daerah juga para pelaku koperasi serta pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kota Tangsel.

“Ini juga menjadi tantangan bagi kita di Kota Tangsel untuk lebih meningkatkan kualitas produk, pemasaran, permodalan, serta skill pelaku UKM dan koperasinya,” kata Airin.

Menurut Airin, keberhasilan itu tidak berdiri sendiri. Namun jadi satu kesatuan yang saling mendukung dan melengkapi. Tolok ukur ini menjadikan Kota Tangsel sudah berada pada ekonomi kerakyatan sudah dalam keadaan baik karena koperasi sebagai pilar ekonomi.

“Koperasi adalah soko guru dari ekonomi masyarakat. Konsepnya gotong royong untuk saling membantu perekonomian,” imbuhnya.

Setidaknya saat ini ada 50 ribu pelaku UKM yang aktif di Kota Tangsel. Mereka ada yang sudah mengembangkan produknya sejak lama, ada juga yang baru dari 550 koperasi tersebar di tujuh kecamatan. Namun terpenting mereka sudah memiliki semangat untuk bergabung di koperasi apalagi menemukan produk sendiri.

“September ini kita tandatangani MoU-nya, setelah itu Kota Daejon dan Chung Nam University akan membantu kita dalam mengembangkan pelaku UKM di Tangsel melalui inkubator yang ada di Puspiptek,” pungkas Airin.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Tangsel, Warman Syanudin yang mendampingi Airin di Jambi terlihat tersenyum bangga karena kota hasil pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini menjadi satu dari 10 daerah yang menerima penghargaan Satya Lencana Koperasi.

Menurutnya, penghargaan ini bukti dari keseriusan pimpinan daerah dalam menerapkan kebijakan selama ini sehingga, koperasi tumbuh dan berkembang cukup baik. “Ke depan Koperasi di Tangsel dapat terus membina anggotanya menjadi wirausahayang tangguh,” katanya.

Warman mengaku pengembangan dan pembinaan koperasi tak lantas berhenti setelah mendapatkan penghargaan ini. Tetapi harus menjadi titik pijak pada semangat dan bekerja lebih maksimal lagi. “Harus menjadi penyemangat untuk terus lebih maksimal lagi,” ujarnya.

Selain Airin, mereka yang juga menerima penghargaan dari presiden itu yakni, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Walikota Bandung Ridwan Kamil, Walikota Jambi Syarif Fasha, dan Gubernur Jambi Zumi Zola.

Sementara, Presiden Jokowi mengatakan koperasi berpotensi besar memenangkan persaingan ekonomi global jika mampu mengikuti perkembangan ekonomi dunia. Koperasi yang menjadi soko guru perekonomian nasional bahkan bisa bersaing dengan korporasi besar baik dalam maupun luar negeri. Syaratnya, koperasi harus bergabung menjadi kelompok usaha besar dan dikelola manajemen profesional.

Koperasi yang berbasis gotong royong dan menjadi simbol ekonomi Pancasila memiliki potensi menjadi lembaga ekonomi andalan menghadapi persaingan ekonomi global,” kata Jokowi.

Presiden menambahkan agar koperasi bisa berkembang menjadi usaha besar namun tetap merakyat, maka seluruh koperasi di Indonesia perlu bergabung. Dengan demikian koperasi akan lebih mudah mendapatkan akses permodalan ke bank dan memiliki daya saing menembus pasar global. “Gabungan koperasi juga akan mampu bersaing dengan korporasi bila dikelola dengan professional,” pungkasnya.(din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!