Buah Manis dari Keputusan tak Ikuti Jejak sang Ayah


Nandra Ahmad Saputra, Raih Dua Medali Karate di Swiss

Diterbitkan  Selasa, 27 / 09 / 2016 9:06 - Berita Ini Sudah :  1076 Dilihat

BANGGA. Siswa SMP Negeri 3 Tangsel. Nandra Ahmad Saputra (dua dari kiri) yang mewakili Indonesia menjadi juara mengalahkan lawan-lawannya dari negara lain dalam Kejuaraan Karate International di Swiss pada 10-11 September lalu.

BANGGA. Siswa SMP Negeri 3 Tangsel. Nandra Ahmad Saputra (dua dari kiri) yang mewakili Indonesia menjadi juara mengalahkan lawan-lawannya dari negara lain dalam Kejuaraan Karate International di Swiss pada 10-11 September lalu.

Kontingen karateka Indonesia sukses membawa pulang enam medali dari Kejuaraan Karate Internasional di Swiss pada 10-11 September lalu. Dari 13 atlet, salah satunya berasal dari Kota Tangsel yakni, Nandra Ahmad Saputra.

LANI PAHRUDIN-Ciputat Timur

Dua medali masing-masing emas dan perunggu terpampang jelas di ruang tamu rumah Nandra Ahmad Saputra di Ciputat Timur. Murid kelas IX SMP Negeri 3 Kota Tangsel dengan bangganya memperlihatkan medali tersebut kepada Tangsel Pos.

Emas dan perunggu itu direbut Nandra dengan susah payah. Emas didapat dari katagori kata (jurus) cadet putra sedangkan, perunggu dari cadet -57 kg.

Jalan panjang dilaluinya untuk bisa berkesempatan tampil di Swiss dan bersaing terhadap 720 atlet dari 15 negara. Sebelum ke Swiss, dia sukses memenangkan ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2016.

“Aku mulai dari tingkat gugus, kota, provinsi, nasional baru ikut Kejuaraan Karate Internasional di Swiss,” ungkapnya.

Anak dari pasangan Suhana dan Rusmiyati ini mengaku mendapat persaingan ketat selama tampil di Swiss. “Pastinya senang bisa mendapat medali, karena memang target menjadi juara. Saingan terberat kemarin ada di Prancis, karateka disana memiliki postur yang tinggi. Jadi harus mempunyai taktik untuk bisa mengalahkannya,” ujar Nandra.

Murid kelahiran Jakarta, 2 November 2001 ini sebelum menggeluti olahraga karate sempat menekuni olahraga bulutangkis mengikuti hobi sang ayahnya. Namun, setelah melihat di sekitar rumahnya terdapat pelatihan karate dirinya tertarik dan langsung berniat untuk menekuni olahraga beladiri tersebut.

“Awalnya aku cuma sekadar ikut-ikut saja. Tapi lama-kelamaan, jadi pengen nekunin dan sampai sekarang. Alhamdulillah, orangtua saya mendukung sekali, dan bangga waktu aku kasih kabar kalau aku juara karate internasional di Swiss,” paparnya.

Keberhasilan Nandra tak lepas dari sang pelatih R Sukma Aji Abimanyu. Aji mengatakan sebelum tampil di luar negeri itu, Nandra berlatih setiap hari dan melakukan persiapan sekitar Oktober 2015.

“Latihan yang keras, kemauan yang besar untuk sukses menjadi kunci keberhasilan Nandra mendapatkan juara di Swiss. Tak susah untuk melatih Nandra karena memang dirinya mendapat dukungan penuh dari orangtua. Karena, jika tidak ada dukungan terhadap minat anak, tidak akan berhasil,” terang Aji.(*)

Komentar Anda

comments