Cilegon Dihantam Banjir dan Pohon Tumbang

Diterbitkan  Selasa, 11 / 10 / 2016 11:42 - Berita Ini Sudah :  452 Dilihat

foto-istimewa-pohon-tumbang-dan-banjir-4

CILEGON – Hujan yang mengguyur Cilegon selama kurang lebih 2 jam menimbulkan musibah banjir dan pohon tumbang di sejumlah titik. Ratusan rumah di dua kecamatan yakni Kecamatan Grogol dan Jombang bahkan terendam banjir.

Hujan deras yang disertai angin kencang menumbangkan satu pohon di Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, tepatnya di samping salah satu mal di Cilegon.

Berdasarkan informasi, hujan yang terjadi di Cilegon terjadi mulai pukul 13.00 WIB. Selang dua jam, hujan langsung mengakibatkan ratusan rumah di dua kelurahan, yakni di Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang dan Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol terendam oleh luapan banjir air hujan.

Kepala Seksi Tanggap Darurat BPBD Cilegon, Ahmad Mafruh yang dikonfirmasi mengatakan, bencana banjir yang terjadi di Kelurahan Sukmajaya diduga disebabkan oleh meluapnya air dari tandon yang ada di lokasi itu. Akibat tak mampu menampung air hujan.

“Banjir yang di Sukmajaya diduga karena derasnya hujan, sehingga tidak tertampung oleh tandon di sekitar situ. Sehingga meluap dan menggenangi rumah warga. Namun, itu tidak berlangsung lama, karena genangan langsung surut,” tuturnya, Senin (10/10).

Sementara itu, Sekretaris BPBD Cilegon, Purwadi mengatakan setelah mendapat informasi itu, pihaknya langsung menurunkan Tim BPBD ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan tanggap darurat. Sekiranya, kata Purwadi, rumah dari 152 kepala keluarga di Kelurahan Kotasari terendam.

“Kami langsung mengirimkan petugas tanggap bencana. Saat ini warga sudah kami data, nanti akan langsung diberi bantuan,” ujarnya.

Sementara terkait pohon tumbang, kata Purwadi, insiden tersebut menimpa kios salah satu pedagang yang ada di lokasi. Purwadi memastikan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut dan kondisi lalu lintas kendaraan di jalan tersebut langsung berangsur normal setelah BPBD melakukan pemotongan pohon dan pembersihan.

“Peristiwa itu hanya menimpa atap kios, tapi kios tidak rusak. Kemungkinan pohon tumbang karena angin kencang saat hujan. Akar pohon tidak kuat menahan karena ada galian proses perbaikan gorong-gorong. Proses evakuasi kurang lebih setengah jam,” pungkasnya.(nal/igo/bnn)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!