BEBAN JOSE MOURINHO

Diterbitkan  Sabtu, 22 / 10 / 2016 1:42 - Berita Ini Sudah :  987 Dilihat

ILUSTRASI (NET)

ILUSTRASI (NET)

Stamford Bridge bakal membara pada Minggu (23/10) malam WIB. Tuan rumah Chelsea ditantang Manchester United (MU). Akankan Pelatih The Red Devils, Jose Mourinho mampu membawa pulang poin dari bekas tim yang diarsitekinya itu?

Mourinho memang memiliki kenangan indah bersama The Blues dalam dua periode kepelatihannya. Pelatih Portugal tersebut menjadi pelatih yang sukses mempersembahkan tiga gelar Premier League dan menjadi salah satu pelatih paling sukses dalam sejarah mereka.

Namun musim lalu menjadi titik nadir bagi seorang Mourinho dalam karirnya bersama Chelsea. Mourinho harus rela kembali merasakan pemecatan di dua periode berbeda karena dirinya gagal membawa The Blues ke papan atas setelah di musim sebelumnya menjadi kampiun.

Kembalinya Mourinho ke Stamford Bridge ini tentu menjadi sorotan utama. Di satu sisi, Mourinho jelas merupakan pahlawan bagi suporter The Blues, namun di sisi lain tak sedikit fans Chelsea yang kecewa berat dengan Mourinho setelah apa yang terjadi musim lalu.

Namun itu semua adalah masa lalu. Musim ini Chelsea memiliki pelatih baru yang memberikan angin segar dengan gairah dan semangat yang selalu ditunjukkan dalam setiap momen di pinggir lapangan. Antonio Conte datang membawa banyak harapan untuk mengembalikan The Blues menjadi tim papan atas Premier League.

Modal The Blues pun cukup apik menyongsong pertandingan ini. Keberanian Antonio Conte menerapkan sistem permainan yang menjadi idolanya menjadi titik balik perjalanan The Blues.

Sejak dirinya mengubah sistem permainan dengan memainkan tiga bek di belakang, The Blues semakin solid dan bertenaga. Hasilnya, The Blues mampu menang di dua pertandingan terakhir dan tak kebobolan satu gol pun.

Satu-satunya kehilangan Chelsea menjelang pertandingan ini mungkin adalah kabar bahwa kapten John Terry kembali mengalami cedera engkel. Namun tanpa Terry, Conte menunjukkan mereka tetap tim yang solid dan terorganisir.

Tanpa Terry, Conte tampaknya bisa sedikit tersenyum lega dengan kembalinya Willian dalam tim. Winger Brasil tersebut absen di pertandingan terakhir setelah ibundanya wafat. Willian diprediksi akan menggantikan peran yang dijalani Pedro pekan lalu.

Dari kubu MU, tim tamu tengah menjalani jadwal yang sangat padat dan tak menguntungkan mereka. Selama sepekan ini, Paul Pogba dkk harus menjalani tiga pertandingan dengan persiapan yang sangat mepet.

MU menatap laga tandang di markas Chelsea dalam kepercayaan diri yang tinggi. Menyusul kemenangan meyakinkan yang diraih atas Fenerbahce dengan skor 4-1 dalam laga fase grup Liga Europa di Old Trafford, Jumat (21/10) dinihari WIB.

Hasil itu memutus rangkaian hasil imbang yang diperoleh MU dalam dua laga sebelumnya kala ditahan Stoke City 1-1 dan bermain tanpa gol di kandang Liverpool. Akan tetapi, MU turut mendapatkan suntikan moral yang tinggi guna menantang Chelsea.

Saat ini MU masih berkutat di posisi ketujuh dengan 14 poin, terpaut dua poin dari Chelsea di urutan lima dan lima poin dari Manchester City di urutan teratas. Maka wajib bagi MU meraih angka penuh untuk mendekatkan diri ke papan atas.

“Kurasa saat ini kami sedang diliputi rasa percaya diri yang sangat tinggi dan kami akan mempersiapkan diri untuk beberapa hari ke depan untuk melakoni laga penting pada hari Minggu,” ujar Lingard, pemain MU.

Melawan Chelsea, Setan Merah dihadapkan pada rekor tak oke. David de Gea dkk belum bisa mengalahkan Chelsea dalam tujuh pertemuan terakhir, termasuk hasil 1-1 di London Barat pada Februari 2016.

Ketika itu Lingard memecah kebuntuan dengan mencetak gol di awal babak kedua. Keunggulan MU bertahan sampai penghujung laga sebelum dibatalkan oleh gol Diego Costa.

“Aku menikmati pertandingan terakhir saat aku di sana. Rasanya menyenangkan bisa mencetak gol. Akhirnya skor imbang jadi mudah-mudahan kali ini kami bisa menang,” lanjut Lingard.(net/dtc)

Komentar Anda

comments