Truk Tronton Pengangkut Asbes Terperosok

Diterbitkan  Sabtu, 22 / 10 / 2016 2:08 - Berita Ini Sudah :  739 Dilihat

Terperosok Sebuah truk pengangkut asbes yang hendak berbelok menuju Jalan Kubang laban dari jalan Pasar Kranggot, Cilegon terperosok, Jumat (21/10). Diduga selain terperosok karena bermuatan berat, juga sopir yangg hendak mendistribusikan material itu mencari jalan pintas alternatif. RONALD SIAGIAN .

Terperosok.Sebuah truk pengangkut asbes yang hendak berbelok menuju Jalan Kubang laban dari jalan Pasar Kranggot, Cilegon terperosok, Jumat (21/10). Diduga selain terperosok karena bermuatan berat, juga sopir yangg hendak mendistribusikan material itu mencari jalan pintas alternatif. RONALD SIAGIAN .

JOMBANG, BANPOS – Sebuah truk tronton yang mengangkut material asbes terperosok di pertigaan Jalan Karanggot menuju Jalan Kubang Laban, Kecamantan Jombang, Cilegon. Diduga insiden itu terjadi lantaran sopir berupaya menghindari razia kendaraan di dalam kota dan mencari jalan alternatif untuk sampai tujuan. Akibatnya truk sepanjang 16 meter itu terperosok dan melintang dan menutupi akses jalan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun BANPOS, truk penggangkut asbes bernomor polisi H 1999 BW itu tengah dalam perjalanan dari pintu Tol Cilegon Timur menuju toko material yang ada di Jalan pasar Lama, Cilegon, Jumat (21/10) pukul 07.00 WIB.

Diduga lantaran jalan utama Ahmad yani sudah tidak dapat dilalui lagi oleh kendaraan truk, sopir mencari jalan pintas agar sampai ke tempat tujuan. Sayangnya, sebelum sampai ke tempat tujuan, truk yang ketika itu melintas di Jalan Kranggot dan hendak berbelok ke Jalan Kubang laban terperosok.

Roda kiri belakang truk amblas ke dalam tanah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun, terperosoknya truk tersebut membuat kendaraan yang melintas terutama kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

“Kejadian kalau tidak salah terjadi jam 07.00 WIB pagi hari. Yang saya dapat informasi, katanya sopir dari cilegon timur mau ke toko yang ada di Jalan Pasar lama. Karena jalan utama diarteri truk tidak boleh makanya dia lewat jalan sini,” ungkap seorang saksi mata tukang ojek, Ahmad Rahman di lokasi.

Ahmad mengatakan, kejadian itu memungkinkan sopir menghindari tilang petugas DLLAJ dishub Cilegon karena jalan utama tidak dapat lagi dilalui oleh kendaraan truk pada jam pagi hari.

“Mungkin saja dia menghindari jalan itu dan takut ditilang, makanya lewat jalan di sini,” tuturnya.

Ahmad menyatakan, akibat insiden itu, kendaraan yang melintas di jalan tersebut baik kendaraan yang datang dari arah Jalan Kubang Laban menuju Jalan Pasar Kranggot dan Jalan Darul Al Islah tidak dapat melintas dan harus berputar arah mencari jalan alternatif lain.

“Kendaraan roda empat banyak yang putar arah, ada juga yang cari jalan lewat jalan alternatif. Sementara untuk motor masih bisa lewat. Walaupun harus buka tutup,” jelasnya.

Ahmad mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, tetapi untuk mengatasi kondisi itu, pemilik muatan langsung mengevakuasi muatan ke truk lain.
“Barang dievakuasi ke truk lain, supaya truk bisa dievakuasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Cilegon, Iptu Harlen Tampubolon yang dihubungi masih menindaklanjuti insiden tersebut dengan menerjunkan anggota ke lapangan.
“Saya baru dapat informasinya itu. Ini kami sedang meluncur kelokasi untuk mencari tahu kronologisnya,” terangnya.

Terkait truk yang diduga mencari jalan alternatif menghindari penilangan petugas, kata Kanit, Hal itu juga masih perlu didalami. Pihaknya belum dapat memastikan apakah truk tersebut dierbolehkan melintas dijalan tersebut atau tidak.

“Intuk truk yang lewat jalan kecil seperti itu, kita juga aneh. Makanya kok bisa lewat situ. Ini masih kita selidiki terlebih dahulu,” ujarnya. (NAL/ZAL)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!