Pilgub Tergantung Mobilisasi Timses

Diterbitkan  Jumat, 28 / 10 / 2016 12:50 - Berita Ini Sudah :  380 Dilihat

LANTIK PK GOLKAR JOMBANG Ketua DPD II Partai Golkar Cilegon, Tb Iman Ariyadi melantik  Pengurus Kecamatan dan Kelurahan di Gedung Serbaguna Kecamatan Jombang, Cilegon, Kamis (27/10). dalam pelantikan itu, Ketua DPD II melantik pengurus masa bakti 2014 hingga 2019. RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

LANTIK PK GOLKAR JOMBANG. Ketua DPD II Partai Golkar Cilegon, Tb Iman Ariyadi melantik Pengurus Kecamatan dan Kelurahan di Gedung Serbaguna Kecamatan Jombang, Cilegon, Kamis (27/10). dalam pelantikan itu, Ketua DPD II melantik pengurus masa bakti 2014 hingga 2019. RONALD SIAGIAN / BANTEN POS

CILEGON – Ketua DPD II Partai Golkar Cilegon, Tb Iman Ariyadi mengatakan, perolehan suara pada Pilgub Banten 2017 mendatang tidak dapat disamakan kondisinya saat pelaksanaan Pileg atau Pilkada sebelumnya.

Pilgub kali ini, Kata Iman, sangat bergantung pada mobilisasi kinerja tim pemenangan atau tim sukses dari konsolidasi partai yang terbentuk.

Walikota Cilegon itu menegaskan, kondisi Pileg atau Pilkada kabupaten/kota yang di terjadi sebelumnya jauh berbeda kondisinya dengan Pilgub yang dilaksanakan kali ini. Hal itu lebih dipengaruhi oleh sosok figur pada pemilu sebelumnya sangat jauh berbeda dengan kondisi saat ini yang dipilih oleh masyarakat.

“Saya kira Pileg, Pilkada kota kabupaten, dan Pilgub pasti berbeda-beda perolehannya, karena figur yang dipilihnya berbeda. Itu kan pasti ada perbedaan secara signifikan, jadi itu bisa terjadi perbedaan jumlah suara Golkar saat Pilkada wlikota Cilegon dengan Pilgub Banten nanti,” ungkapnya, usai melantik Pengurus Kecamatan (PK) dan Pengurus Kelurahan (PL) Partai Golkar Kecamatan Jombang, Kamis (27/10).

Iman menjelaskan, perolehan suara yang dimaksud sangatlah bergantung kepada mobilisasi kinerja partai koalisi dan relawan yang dibentuk oleh tim pemenangan oleh pasangan masing-masing.

“Tergantung pada kinerja, bisa saja melebihi perolehan pada Pilkada di Cilegon atau berkurang. Tergantung pada kinerja partai koalisi dan relawan yang dibentuk oleh tim pemenangan oleh pasangan masing-masing,” tuturnya.

Selain itu, tambahnya, ia meminta pengurus Partai Golkar Kecamatan Jombang dapat menyusun program kerja, yang orientasinya kepada kepentingan masyarakat. Dengan begitu, yang tidak terkesan partai hanya hadir kepada masyarakat saat menjelang pemilu saja.

Iman tak menampik, bila belakangan Tim Pemenangan WH Andika, telah merapatkan barisan ke DPD II Golkar Cilegon untuk membicarakan langkah-langkah pemenangan. Salah satunya meminta agar DPD II Golkar Cilegon bersama partai koalisasi lain dapat memenangkan pasangan itu.

“DPD I meminta ke DPD II mengundang partai-partai koalisi, untuk membicarakan soal formulasi tim dan kerja tim kedepannya. Itu rapat perdana, selanjutnya tim nanti akan langsung bekerja,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD II partai Golkar Cilegon Sutisna Abbas menyatakan, hingga saat ini Kota Cilegon belum membentuk struktur tim pemenangan dari partai koalisasi yang terbangun dalam menghadapi pasangan petahana Rano Karno – Embay Mulya Syarief.

Tetapi, lewat pertemuan yang dilakukan Rabu malam lalu dengan Tim pemenangan WH- Andika, seluruh koalisi partai politik di Cilegon siap untuk memenangkan Pilgub Banten.

“Semuanya itu kan tergantung pada calon wakil gubernur dan tim. Kalau kita belum diminta untuk menyusun itu, ya kita tidak bergerak. Karena kan secara etika kita mestinya bagaimana harus berbuat.

Kalau saya berbuat, khawatir overlapping. Jadi seluruh ketua partai-partai politik hadir tadi malam dan sudah menyampaikan kesediaannya bekerja sesuai dengan kemampuan,” tandasnya.(nal/zal/bnn)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!