Cilegon tak Punya Makam Pahlawan

Diterbitkan  Jumat, 11 / 11 / 2016 10:12 - Berita Ini Sudah :  476 Dilihat

Monumen Pahlawan Pengendara melintas di Perempatan ADB tepatnya disamping Tugu Pahlawan Geger Cilegon, Kamis (10/11).  bukan hanya monumen pahlawan, namun Para Veteran berharap agar Taman Makam Pahlawan dapat disediakan di Kota Cilegon.

MONUMEN PAHLAWAN. Pengendara melintas di Perempatan ADB tepatnya disamping Tugu Pahlawan Geger Cilegon, Kamis (10/11). bukan hanya monumen pahlawan, namun Para Veteran berharap agar Taman Makam Pahlawan dapat disediakan di Kota Cilegon.

CILEGON – Para veteran di Kota Cilegon mengaku belum merasakan penghargaan dari pemkot, salah satunya lantaran di wilayah yang dipimpin Tb Imam Ariyadi tu belum ada makam pahlawan bagi mereka yang tutup usia.

Salah satu pejuang kemerdekaan Kota Cilegon, Darsono mengatakan, walaupun telah berdiri sebuah tugu pahlawan Geger Cilegon di simpang ADB, namun ada hal lain yang perlu diperhatikan kepada nasib para pejuang. Selama ini, kata Darsono, pemda tidak menyediakan satu wadah taman makam pahlawan kepada para pejuang kemerdekaan.

“Memang sebagai veteran saya merasa prihatin sampai saat ini di Cilegon belum punya Taman Makam Pahlawan. Kita inginnya, pemerintah daerah dapat memperhatikan lah ini secara serius kepada veteran.

Kita tahu, perang yang kita lakukan ini berjuang untuk NKRI, untuk melawan penjajah. Paling tidak kita bisa diberikan penghargaan yang besar dari pemerintah,” ungkap veteran sekaligus Ketua DPC Veteran Kota Cilegon itu, Kamis (10/11).

Ketiadaan makam pahlawan di Cilegon, kata Darsono, semestinya dapat diperhatikan secara serius oleh pemerintah daerah. Selama ini, para pejuang ketika wafat dimakamkan di pemakaman umum. Semestinya, para veteran itu ditempatkan dalam satu tempat.

“Kalau veteran yang sudah tutup usia, kadang-kadang dari keluarga meminta untuk dimakamkan di makam biasa. Karena Mereka tahu kalau untuk dimakamkan di tempat makam pahlawan harus mengikuti prosedur.

Seharusnya, hak makam kami ini dapat dimakamkan di taman makam pahlawan. Hanya saja, bagi veteran pejuang yang tidak punya surat veteran, banyak yang tidak bisa karena terbentur surat pengakuan veteran yang tidak dimiliki. Nah seperti saya ini, seorang veteran pembela, Alhamdullilah belum juga mendapat hak itu,” tuturnya.

Ia mencatat, sebanyak 10 veteran pembela kemerdekaan masih hidup. Sementara untuk veteran pejuang di Kota Cilegon, sekiranya, pihaknya memperkirakan terdapat ratusan pejuang yang belum terdata.

Ia berharap, dirinya meminta pemerintah dapat membantu pihaknya untuk mendata jumlah pejuang kemerdekaan agar hak mereka dapat terakomodir.

“Tercatat di Kota Cilegon, veteran pembela kemerdekaan yang saya data ada kurang lebih 10 orang, yang sakit saat ini 2 orang. Sementara yang veteran pejuang, sebelum kemerdekaan itu kira-kira ada ratusan pejuang.

Umurnya kelahiran tahun dibawah 1928, dan umurnya sudah usia sekali. Saya sebagai ketua, tengah mengusahakan menjemput bola, untuk mendata pejuang kemerdekaan,” tandasnya.

Sementara itu, Dandim 0623 Cilegon, Letkot inf Aulia Dwi Nasrullah, membenarkan bila saat ini di Kota Cilegon belum tersedia Taman Makam Pahlawan. Sedianya, mesti ada penghargaan yang besar kepada para pejuang di Kota Cilegon ketika tutup usia dan hal tersebut dapat didorong agar pemkot dapat menyediakan taman makam pahlawan.

“Saya pikir, untuk menjadikan itu ada perlu kita dorong. Hanya mungkin, ada kriteria yang harus dipenuhi. Kriteria yang menjadi poin yang harus kita perhatikan, terkait jumlah pejuang yang ada di wilayah Kodim Cilegon. Kalau bisa memenuhi kriteria, kita bisa dorong ke pemerintah kota,” tuturnya.

Dandim menyebutkan, hal itu perlu, karena penghargaan terhadap para veteran tidak hanya memperhatikan dari kesejahteraan mereka ketika hidup. Tetapi penghargaan untuk menyediakan taman makam pahlawan, dapat didorong untuk diadakan di kota CIlegon.

“Hal itu sangat perlu, itu bentuk penghargaan yang besar dari negara kepada para veteran. Bukan hanya tunjangan-tunjangan, tetapi ada apresiasi yang besar kepada veteran ketika mereka tutup usia karena mereka sudah berjuang untuk NKRI,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Cilegon, Edi Eriadi, mengatakan, pihaknya sepakat untuk mendorong adanya satu pengharagaan kepada para veteran dalam bentuk penyediaan taman makam bagi pahlawan. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cilegon untuk mengakomodir keiinginan para veteran.

“Nanti kita tanyakan ke Dinas Pariwisata dulu. Ini kan, karena kita dulu bergabung dengan Serang, dan sekarang ada di Serang. Kalau memang ini masukan nanti kita catat,” Tuturnya.(nal/bnn)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!