Bawa Pulang Hattrick Runner Up dari 12 Tahun


Dari Penampilan SSB ASTAM di Singa Cup Singapura

Diterbitkan  Selasa, 15 / 11 / 2016 0:10 - Berita Ini Sudah :  890 Dilihat

GEMBIRA. Ekpresi kegembiraan anakanak SSB ASTAM, orangtua dan juga para pelatih, ketika mengikuti ajang Singa Cup di Singapura pada 7-11 November lalu

GEMBIRA. Ekpresi kegembiraan anakanak SSB ASTAM, orangtua dan juga para pelatih, ketika mengikuti ajang Singa Cup di Singapura pada 7-11 November lalu

Prestasi membanggakan sukses dibawa pulang SSB ASTAM di ajang Singa Cup yang digelar di Singapura pada 7-11 November lalu. Pada turnamen diikuti tujuh negara ini, ASTAM mampu keluar sebagai runner up.

LANI PAHRUDIN-PAMULANG

Wajah-wajah ceria terlihat dari foto-foto yang diperlihatkan pengurus Akademi Sepakbola Tangsel Muda (ASTAM) kepada Tangsel Pos, kemarin. Senyum sumingrah para bocah itu menandakan mereka sedang bahagia karena baru saja mengukir prestasi di luar negeri.

Ya, wadah pembinaan yang bermarkas di Lapangan Skadron 21 Sena Penerbad, Pondok Cabe, Kecamatan Pamulang ini baru saja tampil di Singa Cup 2016 di Singapura. ASTAM menerjunkan dua tim dari katagori usia 10 tahun dan 12 tahun di ajang tersebut.

Para pemain di katagori usia 12 tahun sukses menduduki posisi runner up sedangkan, U-10 merebut peringkat empat. Selain ASTAM, wakil dari Indonesia, Singa Cup juga diikuti tim-tim dari Filipina, Malaysia, Australia, Hongkong, India, dan Singapura.

Kepala SSB Astam, Dzulfikri Bashari mengatakan, tampilnya para pemain binaan ASTAM ini mengikuti ajang Singa Cup memang sudah menjadi agenda rutin.

“Iya ini merupakan agenda rutin tahunan SSB Astam untuk mengikuti kompetisi di luar negeri. Dengan, seperti ini anak-anak bisa menambah pengalaman bermain dan juga bisa menambah ilmu mereka di dunia sepakbola,” ujar Dzulfikri.

Dengan biaya pribadi, SSB ASTAM berangkat ke Singapura pada 6 November lalu. Di final, tim U-12 harus mengakui keunggulan Turf City FC dari Singapura dengan skor 0-4, setelah di fase grup tak terkalahkan dan berlanjut hingga perempatfinal serta semifinal.

Dzulfikri, menilai dengan raihan U-10 dan U-12, sudah sangat baik dan juga sudah bisa membuktikan kepada peserta lainnya dari tujuh negara yang mengikuti Singa Cup.

“Luar biasa, tim Tangsel bisa mengalahkan tim besar FOSSBI Red di babak semifinal U-12. Permainan anak-anak sudah sangat bagus, meski melihat lawan lebih bagus dalam bermain 11 lawan 11. Biasanya, anak-anak bermain dengan lapangan kecil 7 lawan 7 atau 9 lawan 9,” paparnya.

Empat kali keikutsertaan SSB ASTAM di ajang Singa Cup harus puas dengan meraih tiga kali (hattrick) runner up dan hanya satu kali sebagai peringkat empat. Zaenal Anwar yang melatih U-12 dan Robin Maelast di U-10 berhasil menunjukan SSB ASTAM asal Tangsel bisa bersaing dengan SSB luar negeri.

“Semoga di tahun depan, bisa meraih prestasi lebih baik lagi,” terangnya.

Dengan memiliki tiga kelompok usia, yakni usia 6-12 tahun, usia 13 tahun dan 14-16 tahun, SSB ASTAM memiliki jadwal latihan yang berbeda sesuai dengan kelompok usia. Usia 6-12 tahun berlatih pada Selasa-Kamis (16.00-17.45 WIB), Minggu (07.45 WIB) di Lapangan Skadron 21 Sena Penerbad, Pondok Cabe.

Sedangkan, usia 13 tahun berlatih pada Senin-Rabu-Jumat (16.00-17.45 WIB) di Lapangan Country Wood, Pondok Ranji. Dan, untuk pemain 14-16 tahun berlatih pada Senin-Rabu-Jumat di Lapangan Utama Skadron.(*)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!