Simulasi Pengamanan Pilgub 2016


Cagub Banten Disandera di Laut

Diterbitkan  Jumat, 02 / 12 / 2016 2:49 - Berita Ini Sudah :  1041 Dilihat

Kejar Pengacau Pilgub Ditpolair Polda Banten melakukan pengejaran terhadap gerombolan pengacau yang menyandera salah satu calon gubernur ketika hendak berkampanye di Pulau Panjang pelwat perairan merak, cilegon, Kamis (1/12). Aksi ini merupakan simulasi pengamanan dalam mengantisipasi gangguan kemanan pada kontestasi pilgub banten 2016.

KEJAR PENGACAU PILGUB. Ditpolair Polda Banten melakukan pengejaran terhadap gerombolan pengacau yang menyandera salah satu calon gubernur ketika hendak berkampanye di Pulau Panjang pelwat perairan merak, cilegon, Kamis (1/12). Aksi ini merupakan simulasi pengamanan dalam mengantisipasi gangguan kemanan pada kontestasi pilgub banten 2016.

CILEGON – Salah satu Cagub Banten yang hendak melakukan kampanye di Pulau Panjang, Kabupaten Serang, tiba-tiba diserang dan diculik oleh sejumlah massa yang mengendarai speedboat atau kapal cepat di Perairan Merak, Cilegon. Mendapat informasi itu, pihak Polair Polda Banten langsung bergerak cepat melakukan pengejaran. Sekitar satu jam kemudian, para pelaku akhirnya berhasil dibekuk.

Insiden pencegatan Cagub Banten oleh sejumlah massa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (1/12). Saat itu, rombongan Cagub Banten tengah bertolak dari Merak untuk melakukan kampanye di Pulau Panjang, Kabupaten Serang.

Ditengah perjalanan, rombongan Cagub dan tim pengawal dihadang oleh gerombolan massa ditengah perairan merak. sempat terjadi aksi lempar batu yang dilakukan oleh massa untuk menggagalkan rencana kampanye.

Tidak hanya itu, massa juga mencoba menduduki kapal, namun mendapat perlawanan dari tim pengawalan. Sayangnya, tim pengawalan kalah dan cagub pun berhasil diculik.

Informasi terkait dengan adanya insiden penculikan Cagub pun sampai ketelingan petugas Polair Polda Banten. Sontak, para petugas Polair langsung melakukan pengejaran dan berusahaan membebaskan cagub yang disandera.

Aksi kejar-kejaran dan baku tembak pun tidak terelakkan. Sekitar satu jam kemudian, petugas Polair Polda Banten berhasil melumpuhkan dan meringkus massa yang menyandera Cagub.

Insiden penculikan Cagub Banten itu merupakan bagian dari Simulasi Pengamanan Pilkada Banten 2017 dan dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Polair ke 66 yang digelar di Dermaga Mako Polair Polda Banten, Merak, Cilegon.

Kapolda Banten, Brigjen Pol Sigit Listyo Prabowo mengatakan, salah satu agenda peringatan HUT Polair adalah pengamanan Pilgub Banten di beberapa pulau-pulau terpencil.

Menurutnya, pengamanan Pilgub didaerah terpencil merupakan bentuk upaya penanganan Polair dalam menyikapi potensi-potensi kerawanan yang bias saja terjadi di Pilgub Banten 2017.

“Hari ini kita serempak diseluruh Indonesia merayakan HUT Polair ke 66. Jadi rangkaian kegiatan kita laksanakan, mulai dari upacara sampai parade dan dilanjutkaan kegiatan simulasi sampai pengamanan pilkada dipulau-pulau.

Dimana kegiatan dari pasangan calon, melaksanakan kegiatan kampanye dan menyampaikan kegiatannya dari satu pulau ke pulau lain. Jadi itu adalah bagian dari tugas kita, manakala ada masalah saat melakukan kegiatan,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, dia menyatakan, bahwa simulasi pengamanan menjadi gambaran kepada seluruh jajaran Kepolisian di Banten, bahwa segala potensi kerawanan baik di darat maupun dilaut perlu diantisipasi secara dini.

“Itu gambaran saja bagaimana kita, Polair polda banten untuk mengamankan pasangan calon. Ataupun permasalahan-permasalahan lain yang berkaitan dengan kejahatan diperairan banten,” urainya.

Diusianya yang ke 66m, dirinya berharap, Polair Polda Banten dapat benar-benar melaksanakan amanah tugas dan tanggungjawab yang diberikan dengan sebaik-baiknya.

Karena, tindak kejahatan yang tejadi tidak hanya persoalan saat Pilgub saja, tetapi masih banyak kejahatan lain yang perlu diantisipasi guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Wilayah kita ini cukup panjang, dari ujung Merak sampai perbatasan Sukabumi. Yang jelas Banten inikan merupakan pintu masuk, penyeberangan Pulau Sumatera. Karena ada beberapa tempat yang memang ada indikasi masuk lewat Banten, seperti bawa barang-barang larangan, narkoba dan lainnya, itu kita antisipasi,” ujarnya.

Sementara itu, Dirpolair Polda Banten, Kombes Pol Imam Thobroni menambahkan, saat ini pihaknya fokus pada persiapan pengamanan Pilgub Banten, terutama pelaksanaan tahapan yang sebentar lagi akan dihelat.

Lewat simulasi tersebut, sambung dia, segala bentuk potensi kerawanan, permasalahan dan tindak kejahatan dapat diantisipasi secara dini.

“Kita kan punya Tiga pulau di banten yang berpengguni. Nah itu kan ada kerawanan-kerawanannya. (misalnya) Pada saat ada pergeseran surat suara, pendistribusian surat suara, ada juga pasangan calon yang kampanye dipulau, tidak menutup kemungkinan ada -pihak yang akan mengganggu. Nah itu yang kita amankan.

Termasuk juga upaya penjagaan TPS pun, staf kita dari polair akan kita BKO kan untuk berjaga di pulau-pulau nanti,” paparnya.

Untuk menghadapi pelaksanaan tahapan Pilgub Banten, seperti pendistribusian surat suara dan kotak suara, pihaknya akan menyiapkan 5 kapal patroli untuk mengawal pendistribusian itu. Hal itu dilakukan agar pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar dan tanpa kendala.

“Kemungkinan (pilgub) tetap aman. Tetapi tetap kita antisipasi. Dari pada nanti kita kecolongan. Mungkin saja, misalnya cuaca kurang bagus, surat suara tenggelam, itu kan tetap ada masalah.

Nanti kan ada teknis-teknisnya. Misalnya surat suara yang akan dibawa kepulau, kita antisipasi dengan dibungkus dengan plastik. Contohnya seperti itu, jadi kita akan kawal untuk semua itu,” pungkasnya. (nal/eky/bnn)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!