Daftar Pemilih Menyusut

Diterbitkan  Selasa, 06 / 12 / 2016 10:10 - Berita Ini Sudah :  946 Dilihat

ILUSTRASI (NET)

ILUSTRASI (NET)

SERANG-Calon pemilih dalam Pilgub Banten 2017 dari empat kabupaten/kota sudah ditetapkan oleh KPU masing-masing melalui rapat pleno, Senin (5/12) kemarin. Empat kabupaten/kota yang sudah diumumkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT)-nya yakni Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, dan Kabupaten Lebak. Total DPT dari empat kabupaten kota ini sebanyak 2.782.527 pemilih.

Dari empat kabupaten/kota yang sudah diumumkan itu, hampir semuanya mengalami penurunan jumlah DPT jika dibandingkan dengan DPT Pilpres atau Pilkada daerah masing-masing. Namun, peningkatan jumlah DPT justru terjadi di Kabupaten Lebak. Kenaikan jumlah DPT itu cukup fantastis yakni 10 persen.

Di Kabupaten Lebak, pemilih tetap dalam Pilgub Banten 2017 mendatang 936.372 pemilih. Jumlah DPT Pilgub itu ditetapkan KPU Kabupaten Lebak melalui rapat pleno terbuka yang digelar di Hotel Bangkit Rangkasbitung, kemarin.

Ketua KPU Kabupaten Lebak, Ahmad Safarudin mengatakan, dibandingkan dengan Pilpres 2014 lalu, DPT di Kabupaten Lebak di Pilgub Banten 2017 ini ada penambahan jumlah pemilih yang sangat signifikan. Penambahan dari pemilih pemula mencapai 10 persen.

“Mengenai pemilih yang tidak memiliki KTP elektronik, kami telah koordinasikan dengan Disdukcapil Lebak dan sudah siap untuk mengeluarkan surat keterangan sementara. Jadi yang belum memiliki e-KTP juga sudah tercover,” katanya.

Ketua Panwaslu Kabupaten Lebak, Ade Jurkoni ditempat yang sama menyatakan sangat mengapresiasi kinera KPU Lebak karena telah bekerja dengan baik, termasuk menyelesaikan data pemilih ganda dan calon pemilih yang belum memiliki e-KTP.

“Kita apresiasilah kerja KPU Lebak. Adanya pemilih ganda sekitar 2 ribu sudah diseleasikan, begitu juga dengan pemilih yang belum memiliki KTP sebanyak 53 ribu orang,” ucapnya.

Sementara, KPU Kota Serang menetapkan jumlah DPT Pilgub Banten 2017 sebanyak 455.291 pemilih. Selain menetapkan DPT, KPU juga mencoret 120 pemilih karena tidak memenuhi syarat.

Pengarah Pokja Pemutakhiran Data Pemilih KPU Kota Serang, Fierly MM dalam rapat pleno mengatakan, secara kuantitatif ada trend penurunan jumlah pemilih di Kota Serang.

“Hasil rekapitulasi pleno DPT masing-masing PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan, red) jumlah kecamatan 6, jumlah kelurahan 66, jumlah TPS 959, jumlah pemilih laki-laki 230.587 sementara jumlah pemilih perempuan 224.704. Jumlah total 455.291 pemilih,” ujar Fierly.

Fierly menjelaskan, pada saat sinkronisasi dengan Disdukcapil sehari sebelum kegiatan pleno DPT, pihaknya melakukan Rakor dengan KPU Banten dan sesuai dengan SE Mendagri pada 3 November 2016, jika yang bersangkutan (pemilih) tidak terdeteksi di data base kependudukan, itu KPU mencoret dari daftar pemilih.

“Setelah melakukan klarifikasi dan analisa di Disdukcapil, kita (KPU Kota Serang, red) mencoret 120 pemilih,” kata Fierly.

Penyebab pencoretan karena yang bersangkutan bukan warga Kota Serang dan tidak akurat memberikan data kependudukan kepada petugas. Sehingga tidak tercatat di data base kependudukan.

Ketua KPU Kota Serang, Heri Wahidin membenarkan 120 pemilih yang dicoret tersebut hasil sinkronisasi. “Data tersebut awalnya berasal dari DPT Pileg dan Pilpres. Semuanya berasal dari DPT Pileg dan Pilpres,” katanya.

Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kota Serang, Ajat Munajat mengatakan, dengan hasil rapat pleno tersebut, pihaknya merekomendasikan agar 120 pemilih yang dicoret dipastikan secara faktual.

“Dicek keberadaannya, diberikan surat untuk dihimbau untuk melakukan perekaman KTP, agar hak memilih 120 orang ini terjaga,” kata Ajat.

Dia menegaskan, penetapan DPT bukan berarti selesai, karena masih ada perubahan DPTtb.
Di Cilegon, jumlah pemilih Pilgub Banten juga mengalami penurunan jika dibandingkan jumlah DPT pilkada.

Berdasarkan hasil pleno KPU setempat, jumlah total DPT Cilegon sebanyak 281.369 dengan rincian Kecamatan Cibeber 37.154 pemilih, Kecamatan Cilegon 30.474 pemilih, kecamatan Citangkil 49.178 pemilih, Kecamatan Ciwandan 32.502 pemilih, Kecamatan Grogol 28.100 pemilih, Kecamatan Jombang 44.523 pemilih, Kecamatan Pulomerak 31.235 pemilih, dan Kecamatan Purwakarta 28.203 pemilih.

Ketua KPU Kota Cilegon, Fatullah mengatakan, DPT Pilkada 2015 lalu sebanyak 295.445 pemilih, namun DPT Pilgub Banten 2017 berkurang 14.076. dengan demikian DPT Pilgub 2017 sebanyak 281.369 pemilih.

“Data yang didapatkan ini berdasarkan pantauan dan pemeriksaan dari petugas di lapangan. Dan hasil tersebut berdasarkan e-KTP dari masyarakat,” kata Fatullah kepada wartawan, kemarin.

Ia menambahkan, jumlah DPT berkurang lantaran masih banyak warga Cilegon yang belum memiliki e-KTP. “Inilah yang menjadi kendala kita saat ini. Kita minta agar Dinas Kependudukan memberikan kemudahaan kepada warga Cilegon untuk bisa memiliki e-KTP agar bisa mengikuti pemilihan,” tambahnya.

Ketua Panwaslu Kota Cilegon, Sehabudin meminta agar DKCS bisa berperan aktif dalam hal ini. “Memang kondisi ini terjadi penurunan jumlah DPT. Untuk itu, dibutuhkan peran DKCS untuk hal ini. Diharapkan Dinas Kependudukan bisa memberikan surat yang menjelaskan bila mereka yang sudah melakukan perekamanan bisa melakukan pemilihan,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk DPT kota/kabupaten Tangerang, Pandeglang dan Kota Tangsel akan diumumkan, hari ini.(cr-06/cr04/ned/eua/igo/bnn)

Komentar Anda

comments