113 Desa Taerancam tak Terima Bantuan

Diterbitkan  Kamis, 08 / 12 / 2016 12:33 - Berita Ini Sudah :  935 Dilihat

ILUSTRASI (NET)

ILUSTRASI (NET)

SERANG – Bagian Pemerintahan Desa Setda Setda Kabupaten Serang merilis bahwa penyaluran Dana Desa ke 113 desa tersendat. Hal tersebut terjadi lantaran seratusan pemerintah desa itu belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban penggunaan DD di tahap sebelumnya.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Kabupaten Serang, Rudy Suhartanto mengatakan, sesuai dengan aturan yang berlaku, pembagian DD di 2016 dibagi dalam empat tahap. Meski demikian, terdapat 113 desa yang kini terancam tidak bisa mendapat seluruh DD.

“Sampai hari ini (kemarin,red), ada 113 desa yang belum dapat dana desa tahap empat padahal batas maksimal serapan anggaran itu per 10 Desember,” ujarnya kepada wartawan saat dihubungi via sambungan seluler, Rabu (7/12).

Ia menuturkan, belum diterimanya DD untuk 113 desa tersebut terjadi karena mereka belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban tahap sebelumnya. Pasalnya, syarat untuk mencairkan DD adalah dengan menyerahkan laporan pertanggungjawaban tahap sebelumnya.

“Alasannya belum membereskan pertanggungjawabkannya, mungkin teknis di lapangan saja. Kalau sudah laporan ya kita kirim uangnya (DD tahap selanjutnya, red),” katanya.

Disinggung nasib DD 113 desa yang belum terserap mengingat batas waktu hanya tersisa tiga hari lagi, Rudy berharap desa tidak usah khawatir. DD yang tidak terserap dipastikan tidak akan hangus namun diluncurkan ke 2017. Namun saat ditanya besaran DD untuk tahap empat dia mengaku, tidak hafal.

“Ya tidak tahu desa bisa menyerap atau tidak, kalau kami inginnya terserap. Kalau nggak bisa diserap ya diluncurkan ke 2017. Lalu, kami juga tidak tahu (soal besaran DD tahap empat, red) harus lihat dulu. Disini nggak bawa laptop, nggak bisa saya lihat,” ungkapnya.

Soal belum terserapnya DD, sebenarnya Bagian Pemerintahan Desa sudah mengingatkan desa sejak satu bulan ke belakang. “Kalau imbauan sudah sejak satu bulan lalu baik lewat camat maupun kepala desa. Mungkin ada kendala tersendiri,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Ida Rosida Lutfi mengatakan, tersendatnya penyaluran DD ke 113 karena mereka belum menyerahkan laporan pertanggungjawaban adalah hal memang harus dilakukan. Pada dasarnya seluruh prosedur harus ditempuh agar tercipta tertib administrasi.

“Itu prosedural sehingga harus ditempuh harus ada konsekuensi. Kalau misal tersendatnya dana desa karena belum menyerahkan laporan berarti itu ketidakmampuan seorang kepala desa. Saya harap persoalan seperti ini tidak terjadi lagi karena dana desa ini cukup membantu untuk masyarakat di desa-desa,” ujarnya.(cmb)

Komentar Anda

comments