Bak Pengangkut Sampah Milik Pemkab Ditambal Triplek

Diterbitkan  Kamis, 08 / 12 / 2016 11:35 - Berita Ini Sudah :  966 Dilihat

ILUSTRASI (NET)

ILUSTRASI (NET)

SERANG – Ada sekitar lima unit bak kendaraan pengakut sampah jenis kontainer yang biasa dioperasikan petugas Dinas Tata Ruang Bangunan dan Perumahan (DTRBP) Kabupaten Serang rusak. Kerusakan terjadi pada bagian bak yang bolong. Jumlah kerusakan itu berkurang jika dibandingkan sebelumnya yang mencapai 20 unit.

Kepala Bidang Pertamanan dan Persampahan pada DTRBP Kabupaten Serang, Asep Herdiana mengatakan, kerusakan bak container pengangkut sampah berkurang 15 unit. Setelah jumlah tersebut diperbaiki dengan menggunakan anggaran perubahan pada 2016.

“Perbaikan kerusakan bak tergantung kemampuan anggaran,” ujar Asep, Rabu (7/12).

Kata Asep, bak kendaraan pengangkut sampah yang masih rusak tetap digunakan. Sebab, pelayanan harus dilakukan secara maksimal. Saat digunakan, bak sampah yang bolong di tambal dengan menggunakan triplek.

“Saat ini bak sampah yang dioperasikan untuk jenis bak sampah kontainer ada 39 unit,” tuturnya.

Asep menjelaskan, luas wilayah dan titik keberadaan sampah di Kabupaten Serang tidak sesuai dengan jumlah bak mobil. Maka dari itu, DTRBP Kabupaten Serang pada 2017 mendatang akan menambahkan jumlah bak jenis kontainer sebanyak 15 unit.

“Sampah yang diangkut dalam satu hari bisa mencapai 230 sampai 245 kubik,” tegasnya.

Hanya saja, lanjut Asep, diperkirakan penambahan bak pengakut sampah dilakukan secara lelang. Asep pun memastikan rencana penambahan bak tersebut dilakukan. Sebab, saat ini keberadaan bak pengakut sampah yang baru dibutuhkan. Itu seiring dengan bak sampah yang di oprasikan saat ini banyak yang rusak. “Jelas penting,” tegasnya.

Asep berharap, dengan ditambahnya bak pengangkut sampah, pelayanan terhadap masyarakat dalam membersihkan sampah bisa dilakukan secara merata dan maksimal. Asep menghimbau, seluruh masyarakat di wilayah kerjanya tetap memelihara dan menjaga lingkungan.

“Jangan sampai buang sampah sembarangan,” katanya.

Ayarudin, salah seorang warga Kecamatan Ciruas berharap, penanganan sampah terus dimaksimalkan. Sebab, menurut pria yang biasa di panggil Ahyar itu, jumlah penduduk di Kabupaten Serang terus berkembang.

“Kabupaten Serang ini kan daerah Industri, pasti akan semakin banyak warga di wilayah serang ini, maka sampahpun akan semakin bertambah,” katanya. (cr-04/enk/bnn)

Komentar Anda

comments