Khawatir Longsor Susulan, Warga Bayah Dievakuasi

Diterbitkan  Kamis, 08 / 12 / 2016 11:40 - Berita Ini Sudah :  854 Dilihat

CAPTION : Khawatir longsor, Camat Bayah, Eman Suparman tengah memberikan arahan kepada warga Kampung Sawah untuk mengungsi sementara, Rabu (07/12) WIDODO CH/BANTEN POS

PENGARAHAN.. Khawatir longsor, Camat Bayah, Eman Suparman tengah memberikan arahan kepada warga Kampung Sawah untuk mengungsi sementara, Rabu (07/12)

LEBAK – Khawatir diterjang bencana longsor, ratusan warga Kampung Sawah, Desa Darmasari, Kecamatan Bayah, diminta mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman.

Sebab, lahan permukiman yang ditempati sekitar 28 KK itu berada di daerah rawan longsor. “Ya, untuk mencegah hal-hal tidak diinginkan terpaksa warga yang tinggal di Kampung Sawah kami evakuasi sampai situasi aman,” kata Camat Bayah, Eman Suparman kepada wartawan usai memberikan arahan kepada warga, Rabu (07/12).

Dia menambahkan, lahan pemukiman yang ditempati puluhan KK itu tepat berada tepat di lereng bukit yang rawan longsor.

“Terlebih musim sekarang curah hujan cukup tinggi sehingga sangat rawan terjadi longsor. Untuk itu, kami mengimbau agar mereka agar selalu waspada dan mau dipindah sementara hingga situasi aman,” kata Camat.

Ia membeberkan, di wilayahnya ada beberapa desa yang rawan bencana longsor di antaranya Desa Darmasari, Cisuren, Pasir Gombong dan Cidikit.

Sementara itu, Jumar salah seorang warga Kampung Sawah kepada BANPOS mengaku sudah beberapa hari ini ia dan warga lainnya ketakutan. Mereka khawatir tiba-tiba longsor.
“Sudah beberapa hari ini saya dan warga lainnya tak nyenyak tidur karena khawatir longsor,” ungkapnya.

Dia menambahkan, saat ini sudah banyak warga yang mengungsi sementara. Umumnya mereka tinggal di rumah saudara atau keluarga yang lokasinya masih di sekitar Kecamatan Bayah.
“Iya, ada yang ke rumah saudaranya ada juga yang ke rumah orangtuanya. Pokoknya mengungsi sementara khawatir terjadi sesuatu,” ujarnya.

Sementara sumber lain dari warga setempat menambahkan, bahaya longsor itu karena dampak dari keberadaan pabrik Semen Cemindo yang telah melakukan eksplorasi lahan.

“Enam tahun lalu di sini tidak rawan longsor, tapi setelah pabrik semen dibangun dan banyak lahan yang dibrukbrak (dibebaskan, red) untuk perluasan pabrik, mulai muncul kerawanan. Ini harus jadi pemikiran pihak cemindo juga,” ujar warga lainnya.(WDO/IGO)

Komentar Anda

comments