UMKM Banten Dipasarkan Melalui online

Diterbitkan  Jumat, 09 / 12 / 2016 11:44 - Berita Ini Sudah :  1138 Dilihat

MENINJAU PRODUK- Asda II Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati dan Kepala Bagian BLHD Provinsi Banten, Husni Hasan menijau produk UMKM di Halaman Kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Banjar Agung, Pakupatan, Kota Serang, Kamis (8/12). Peninjauan dilakukan seusai acara gelar produk akhir tahun dan MOU pemasaran online dengan bukalapak dan produk umkm yang sudah mulai beroperasi secara online sudah ada 100 ukm.

MENINJAU PRODUK– Asda II Provinsi Banten, Eneng Nurcahyati dan Kepala Bagian BLHD Provinsi Banten, Husni Hasan menijau produk UMKM di Halaman Kantor Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), Banjar Agung, Pakupatan, Kota Serang, Kamis (8/12). Peninjauan dilakukan seusai acara gelar produk akhir tahun dan MOU pemasaran online dengan bukalapak dan produk umkm yang sudah mulai beroperasi secara online sudah ada 100 ukm.

SERANG – Pemasaran produk UMKM di Banten, saat ini masih menjadi kendala masyarakat untuk memasarkan hasil olahannya berupa barang jadi, seperti kerajinan tangan atau pakaian jadi.

Sekda Banten, Ranta Soeharta pada saat memberikan sambutan pada acara penandatangan MoU antara pemprov dengan salah satu konsultan penyedia jasa pemasaran produk online di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) di Kota Serang. Kamis (8/12) mengungkapkan, masih ada kendala bagi pelaku UMKM dalam menjual hasil produksinya.

“Saya akui titik kelemahan dari UMKM adalah pemasaran produk, oleh karena itu untuk meningkatkan daya saing UMKM adalah dengan jalan pemasaran produk“ ungkap Ranta.

Ia menjelaskan, dengan kehadiran teknologi dan dengan berbagi pilihan pemasaran melalui internet atau online diharapkan mampu menjawab atas kesulitan yang selama ini dihadapi.

“Pemasaran secara online merupakan langkah tepat untuk meningkatkan daya saing produk dari UMKM. Selain itu, langkah sebelumnya yang harus ditempuh adalah penyiapan sumber daya manusia dan informasi teknologi (IT),” ungkapnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Banten Nurhana mengatakan, jumlah 984 ribuan data pada 2013 dari seluruh UMKM yang ada di Banten. Namun yang sudah difasilitasi pendataan dan validasi ‘by name by adres dan by produknya masih ada sekitar 15 ribuan UMKM di Banten.

“Nah untuk fasilitasi penjualan melalui online ini sudah banyak, jumlahnya sekitar 300-an, termasuk yang sebelumnya kerjasama dengan telkom,” kata Nurhana.

Menurutnya, kerjasama dengan penyedia jasa pemasaran UMKM tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong UMKM Banten agar bisa memasarkan produknya secara luas, melalui layanan-layanan jasa penjualan online yang sudah ada dan dikenal masyarakat luas.

“Memang kita masih banyak kelemahan dari sisi SDM, kualitas produk dan juga kemasan. Nah ini yang terus kita dampingi agar kedepan semua produk UMKM bisa memasarkan produknya melalui online,” jelasnya.

Penandatanganan kerjasama pemasaran produk UMKM Banten tersebut dilakukan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Banten Nurhana dengan perwakilan rumah digital UMKM Indonesia ‘Nurbaya Initiative’, Kartika Riyana disaksikan Sekda Banten Ranta Soeharta dan Asda II Banten Eneng Nurcahyati. (rus/enk/bnn)

Komentar Anda

comments