Tim Paslon Pilgub Awasi Seleksi 2.205 KPPS

Diterbitkan  Jumat, 23 / 12 / 2016 9:23 - Berita Ini Sudah :  706 Dilihat

ILUSTRASI (NET)

ILUSTRASI (NET)

SERPONG– Komisi Pemilihan Umum (KPU) tingkat kabupaten/kota di Provinsi Banten tengah melakukan perekrutan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Demikian juga dengan KPU Kota Tangerang Selatan (Tangsel) saat ini juga tengah melakukan perekrutan KPPS untuk ditempatkan di 2205 TPS se Kota Tangsel. Sedangkan untuk jumlah KPPS di setiap TPS dibutuhkan sebanyak 7 orang.

Dalam proses perekrutan KPPS ini, KPU diminta mewaspadai adanya titipan pasangan calon gubernur atau berafiliasi kandidat Pilgub yang menjadi anggota KPPS. “Kami minta proses seleksi harus benar-benar ketat, rekam jejak para calon yang ikut seleksi harus benar-benar dipelajari.

Harus dilihat apakah diaberafiliasi dnegan partai politik atau relawan mana pun,” ujar tim pemenangan pasangan Rano Karno – Embay Mulya Syarif di Kota Tangsel, Aldi S Zuhri.

Dia juga meminta KPU Kota Tangsel yang melakuan seleksi terbebas dari intervensi pihak manapun agar nantinya yang terseleksi benar-benar bersih, dan mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

“KPU Kota Tangsel juga harus bebas dari intervensi siapa pun, dan kalau kita lihat semua komisioner KPU Kota Tangsel saat ini berintegritas. Karena kita ingin semuanya berjalan dengan baik,” ujarnya.

Tim pemenangan pasangan Wahidin Halim – Andika Hazrumy, di Kota Tangsel, Tarmizi, juga mengatakan hal serupa. Dia juga menginginkan agar para KPPS yang terpilih nanti tidak terkontaminiasi dengan politik praktis.

“Kami juga berharap agar semua proses rekrutmen ini berjalan sesuai dengan aturan, tidak ada yang merupakan bagian atau tim dari pasangan calon mana pun, karena kita ingin Pilgub Banten ini benar-benar bermartabat,” ungkapnya.

Anggota KPU Kota Tangsel Badrussalam mengatakan, pihaknya memastikan bahwa seleksi yang nanti dilakukan akan berlangsung dengaan sangat ketat.

“Kami pastikan semuanya berjalan sesuai dengan aturan yang ada, akan kami lihat satu persatu calonnya agar bebas atau terbebas dari praktik politik praktis yang memihak kepada pasangan calon mana pun,” ujarnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!