Mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar


Warga Cikande Darurat Bau Kotoran Ayam

Diterbitkan  Selasa, 17 / 01 / 2017 10:39 - Berita Ini Sudah :  1106 Dilihat

PENCEMARAN UDARA. Sejumlah siswa-siswi memakai masker saat melakukan kegiatan belajar mengajar di SMA Negeri 1 Cikande, Desa Situ Terate, Kecamatan Cikanden Kabupaten Serang, Senin (16/1). Hal tersebut dilakukan akibat pencemaran udara bau limbah kotoran ayam yang berasal dari pabrik PT Gizindo Sejahtera Jaya.

SERANG – Bau kotoran kotoran ayam yang berasal dari PT Gizindo Sejahtera Jaya tepat berada di Kecamatan Bandung tidak hanya berdampak pada warga Kecamatan Cikande. Namun juga pada siswa SMAN 1 Cikande. Kemarin, bau limbah kotoran ayam itu pun membuat salah seorang siswa di sekolah tersebut, dikabarkan jatuh pingsan.

Tokoh Pemuda Kecamatan Cikande Ahyarudin membenarkan hal itu, pria yang kini menjabat sebagai Ketua PPK Kecamatan Cikande mengaku geram. Sebab, persoalan tersebut juga mengakibatkan siswa di sekolah terganggu. “Tadi pagi ada siswa SMAN Cikande pingsan, karena menghirup bau limbah kotoran ayam,” ujar Ahyarudin, Senin (16/1).

Kata Ahyarudin, bau limbah kotoran ayam yang berasal dari perusahaan di wilayah Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang itu sudah lama dirasakan warga Kecamatan Cikande. Bau menyengat terasa setiap hari dan saat angin kencang datang. “Kini wilayah kami darurat bau kotoran ayam, persoalan ini tidak bisa dibiarkan,” katanya.

Kini warga sudah mulai merencanakan protes keras dan akan mendatangi Kantor Bupati Serang, untuk menyampaikan aspirasi dan sejumlah tuntutan atas keberadaan PT Gizindo Sejahtera Jaya sebagai perusahaan yang dinilainya harus bertanggung jawab atas persoalan tersebut. “Kita akan lakukan demo, Insya Allah Kamis 19 Januari ini,” katanya.

Ahyarudin berharap, Pemerintah Kabupaten Serang melakukan langkah-langkah kongkrit untuk menyelesaikan persoalan bau limbah kotoran ayam. Dengan demikian, warga tidak lagi merasakan dampak dari bau limbah tersebut. “Tentu kami sebagai warga punya hak untuk hidup nyaman. Harus segera tindak tegas itu perusahaan,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengaku, sudah mengeluarkan surat perintah pada Asda II Kabupaten Serang Irawan Noor dan LH, untuk mengecek langsung pengelolaan limbah kotoran ayam yang dilakukan PT Gizindo Sejahtera Jaya, serta menunjau dampak terhadap lingkungan sekitar.

“Asda II dan lingkungan hidup, sudah saya suruh turun ke lapangan,” ujarnya.

Sekretaris LH Kabupaten Serang Kustaman dengan gamblang mengaku, sudah meninjau pengelolaan limbah kotoran ayam yang di lakukan PT Gizindo Sejahtera Jaya pada Jumat (13/1). Hasilnya, PT. Gizindo Sejahtera Jaya pengelolaan limbah tidak seimbang dengan produksi limbah.

“Persoalannya tekhnologi (peralatan pengelola limbah, red) tidak 100 persen,” katanya.(cr-04/enk/bnn)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!