Akses ke Perpustakaan Pemkab Sulit

Diterbitkan  Rabu, 18 / 01 / 2017 9:56 - Berita Ini Sudah :  602 Dilihat

KUNJUNGAN. Rombongan Dewan Perpustakaan Banten tengah beraudiensi saat kunjungan ke Perpus Kabupaten Serang kemarin. Meski dinilai representatif, tetapi Dewan Perpustakaan menilai akses masuknya sulit dijangkau dari jalan raya.

SERANG – Dewan Perpustakaan Banten menyoroti akses menuju perpustakaan daerah yang berada di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Serang. Pasalnya, akses masuk cukup sulit.

Apalagi, instansi tersebut harus dijangkau melewati gerbang utama kawasan Perkantoran Pemkab Serang dan terhalang sejumlah gedung Satuan Kerja Perangkat Daerah SKPD. Hal tersebut terungkap dalam kunjungan Dewan Perpustakaan Banten ke Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah, Selasa (17/1).

Ketua Dewan Perpustakaan Banten, Heri Hendrayana mengatakan, pada dasarnya Dewan Perpustakaan memiliki tugas yang bermuara pada rekomendasi kepada kepala daerah.

Rekomendasi tersebut merupakan penilaian 13 unsur di Dewan Perpustakaan di antaranya adalah penerbit, akademiki, pers, pustakawan dan sastrawan tentang semua yang berhubungan dengan perpustakaan.

“Tugas kami ya mendorong, mengawasi, menampung aspirasi, menilai lalu kita merekomendasikan ke pemimpin setempat, kalau sekarang di Kabupaten Serang berarti ke bupati. Banten ingin baik di wilayah literasi karena literasi nasional di pusat sudah digaungkan, Indonesia Membaca sudah digaungkan, Banten Membaca harus kita terus dorong melalui Dinas Perpustakaan kabupaten/kota,” ujarnya.

Pria yang memiliki nama pena Gol A Gong itu menuturkan, meski kondisi perpustakaan daerah Kabupaten Serang dinilau cukup representatif namun pihaknya menyoroti soal akses masuk. Perpustakaan daerah tersebut tidak bisa diakses langsung dari jalan raya melainkan harus memutar melewati gerbang utama kawasan Perkantoran Pemkab Serang.

“Saya lihat sudah representatif walaupun belum sempurna, yang harus diperbaiki adalah akses agar masyarakat tidak gap (tekanan, red) psikologis dengan simbol-simbol pemerintahan, mereka biasanya segan,” katanya.

Meski demikian Dewan Perpustakaan, kata dia, cukup senang lantaran Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah sudah merencanakan solusinya. Mereka berencana membangun perpustakaan daerah di Puspemkab tepatnya di Kecamatan Ciruas.

“Kami mendengar ada rencana di Puspemkab, di Ciruas akan dibangun gedung tiga lantai dan saah satunya untuk perpustakaan daerah. Di sini masyarakat, tugas Dewan Perpustakaan harus mengawal. Jangan sampai itu menjadi kantor yang tidak terpakai,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Serang, Hamdani mengatakan, semua rekomendasi Dewan Perpustakaan Banten akan dijadikan bahan rencana kerja ke depan.

“Kami akan terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana dan semua masukan dari Dewan Perpustakaan akan jadi pertimbanagan kami,” ujarnya.(cmb/yul)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!