Peran Mahasiswa Kian Penting Tangkal Radikalisme


Cegah Teroris Masuk Kampus

Diterbitkan  Rabu, 22 / 03 / 2017 23:47 - Berita Ini Sudah :  674 Dilihat

PILAH-PILIH. Sebagai seorang mahasiswa terdidik, salah satu cara menangkal untuk tidak terjebak doktrin radikalisme yakni dengan pengetahuan tentang ajaran agama yang baik. Serta bisa memilah-memilih mana ajaran baik dan buruk.

CIPUTAT – Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan IPS Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Senin (20/3) menggelar seminar bertema “Peran Mahasiswa Dalam Menanggulangi Terorisme”, di Aula Teater Prof Mahmud Yunus Lantai 3 FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kemarin.

Seminar ini menghadirkan tokoh agama Tangsel, H. Abdul Rojak. “Kegiatan ini sangat bagus, ini bentuk kepedulian dari mahasiswa untuk berusaha bekerja menangkal terorisme di Indonesia.

Peran mahasiswa sebagai kelompok terdidik, harus bisa memilah mana ajaran positif dan negatif, karena mahasiswa sebagai agen pendidikan harus menjadi filter bagi masyarakat,” papar Abdul Rojak yang juga menjabat Sekretaris MUI Tangsel.

Ia juga melihat sejauh ini mahasiswa sudah sangat berperan untuk melawan terorisme. Hanya, ada beberapa mahasiswa polos yang sudah terdoktrin untuk mengikuti ajaran yang salah.

“Saya melihat, mahasiswa sudah sangat berperan dan hanya sedikit mahasiswa terdoktrin ajaran salah. Kalau sudah terlanjur masuk ke ajaran salah, ada peluang untuk kembali asalkan ada kemauan untuk berubah. Tetapi, kalau dia merasa paling benar setelah mengikuti ajaran yang dianggapnya benar, mereka akan selalu terjerumus semakin dalam dan berakibat finishing mereka akan selalu salah,” terangnya.

Rojak pun akan selalu melakukan program pencegahan terorisme dengan merangkul semua kelompok, seperti anak-anak, remaja, orangtua, masyarakat bawah, menengah dan atas. Dengan, cara seperti ini akan membuat masyarakat mempunyai keberanian untuk melawan terorisme.

“Terus dilakukan program penanggulan terorisme, semua kelompok kita akan dekati mulai dari masyarakat bawah, menengah dan atas untuk mengimbau dan mencegah terorisme,” ungkapnya.

Ketua pelaksana seminar Riski Riyan Saputra mengatakan bahwa seminar ini diadakan untuk mencegah masuknya ajaran tentang terorisme. “Pastinya dengan adanya seminar ini untuk mencegah masuknya ajaran terorisme di UIN.

Maka dari itu, saya harap para mahasiswa yang mengikuti seminar mendapatkan ilmu bermanfaat dari pemateri dalam seminar ini,” tutupnya.(lan)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!