Dindikbud Gandeng Profesor dan Belasan Dokter UNJ


165 Kepsek Tangsel Uji Kompetensi

Diterbitkan  Senin, 27 / 03 / 2017 11:06 - Berita Ini Sudah :  458 Dilihat

TINGKATKAN KUALITAS. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Taryono (ketiga dari kanan) bersama sejumlah guru nampak tersenyum sumringah usai mengikuti ujian kompetensi, di SMPN 11, Sabtu (25/3) lalu. Ujian seperti ini sempat dilakukan empat tahun lalu, dan baru tahun ini diadakan lagi.

SERPONG – Sesuai peraturan menteri pendidikan nasional (Permendiknas) Nomor 28 Tahun 2010 tentang periodesasi kepala sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel menyelenggarakan uji kompetensi kepala sekolah negeri mulai dari TK, SDN dan juga SMPN dengan total 165 kepala sekolah, bertempat di SMP Negeri 11 Tangsel, Sabtu (25/3) lalu.

“Ada tiga kepala TK, SDN 143 dan SMPN 19 dengan total 165. Kegiatan ini untuk menjawab peraturan pemerintah mengenai Permendiknas Nomor 28 tahun 2010 periodesasi tentang kepala sekolah.

Bahwa, kepala sekolah harus memiliki kompetensi yang sesuai, penataan kompetensi sekolah. Yang pertama untuk menjawab peraturan sekolah dan yang kedua kualitas peningkatan kepala sekolah sebagai menejer utama di sekolah,” ujar Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Taryono.

Tak tanggung-tanggung dalam uji kompetensi ini, 15 penguji terdiri dari satu Profesor dan 14 doktor dari Universitas Negeri Jakarta menguji para kepala sekolah. Terdapat dua tahapan tes dilakukan.

Pertama, tes tulis dan selanjutnya tes wawancara. Taryono pun, nantinya akan melihat hasil dari uji kompetensi sebagai peningkatan kualitas sekolah secara umum.

“Hasilnya, nanti akan kita lihat. Dari hasil ini jadi dasar kebijakan di depan dan untuk peningkatan kualitas sekolah secara umum. Sebelumnya, sudah kami sampaikan agar mempersiapkan diri untuk pelaksanaan ini, Alhamdulillah para peserta bisa menjawab soal dengan lancar,” terangnya.

Mantan Sekretaris Dinas Perhubungan itu pun berharap, kedepannya dengan adanya kerjasama dengan UNJ dapat memajukan kualitas pendidikan dan juga dapat meningkatkan sekolah.

“Dengan adanya uji kompetensi ini, kedepan berharap bisa meningkatkan kualitas pendidikan. Kami akan programkan kegiatan seperti ini, mungkin nanti rutin setiap tahun ada,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dindikbud Tangsel, Didi Sutisna mengatakan uji kompetensi sebenarnya sudah dilakukan empat tahun lalu dan baru tahun ini diadakan kembali.

“Ya empat tahun lalu sudah diadakan seperti ini dan baru sekarang diadakan kembali. Semoga apa yang sudah dipaparkan oleh Pak Taryono dapat rutin mengadakan kegiatan seperti ini,” imbuhnya.

Salah seorang kepala sekolah yang mengikuti uji kompetensi, Syadeli selaku Kepala SMPN 1 Serpong mengatakan bahwa dengan adanya uji kompetensi sangat bagus, untuk memacu para kepala sekolah guna meningkatkan kualitas sekolah dan juga menata sekolah agar lebih baik.(lan)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!