Kerjakan Soal Paling Mudah Terlebih Dahulu


Siswa Jangan Terjebak Soal Sulit

Diterbitkan  Selasa, 11 / 04 / 2017 10:29 - Berita Ini Sudah :  188 Dilihat

AYO SEMANGAT. Kepala SMAN 2 Tangsel, DR Neng Nurhemah saat memberikan motivasi kepada siswannya sebelum melaksanakan Ujian Nasional, Jumat (7/4) lalu. Menghadapi UN, utamakan menjawab soal paling mudah dulu, baru kemudian disusul soal tersulit.

SETU-Senin (10/4) serentak dilaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Pun halnya SMA Negeri 2 Tangsel atau lebih dikenal sebutan Moonzher Tangsel. Menghadapi ujian nasional ini, para siswa di sekolah tersebut diminta tidak terburu-buru mengerjakan soal.

Hadapi UN dengan rileks, sesuai motivasi yang diberikan motivator handal sebelum pelaksanaan UNBK, Jumat (7/4) lalu.

Seperti diketahui, setiap akan dilaksanakan ujian nasional, sekolah dengan berbagai prestasi mentereng itu selalu menggelar istighosyah dan doa bersama. Namun tahun ini, pihak sekolah mendatangkan seorang motivator kapabel untuk memotivasi para siswanya, yang berlangsung di area Sport Hall.

Kepala SMAN 2 Tangsel, Dr. Neng Nurhemah memberikan kata sambutan sambil memberikan wejangan motivasi kepada para siswa. Beliau berpesan agar para siswa tetap tenang menghadapi ujian, tidak terburu-buru dalam mengerjakan soal ujian.

“Mengerjakan soal-soal yang dianggap mudah terlebih dahulu dan tidak terjebak pada satu soal yang sulit, sehingga menghabiskan waktu percuma,” imbau sosok humoris itu.

Ia juga berpesan agar siswa tetap mempersiapkan diri dalam menghadapi ujian ini baik secara fisik maupun secara mental. “ Usahakan tetap sehat, mengurangi kegiatan yang tidak perlu dan tetap enjoy,” tambahnya.

Kata Neng, pemberian motivasi kepada siswanya adalah dalam rangka mempersiapkan mental dan spiritual siswa dalam menghadapi UNBK. Kebanyakan siswa hanya siap dari sisi akademisi, tapi lemah dalam psikis, konsentrasi dan motivasi, padahal inilah faktor dominan penyebab turunnya prestasi.

Bisa saja siswa “drop” saat menghadapi ujian meskipun mereka anak yang pintar.

“Oleh karena itulah maka kegiatan ini menjadi sangat penting untuk diikuti oleh para siswa dan juga gurunya. Bagaimanapun guru juga memikul beban moral jika anak didiknya tidak mampu melaksanakan ujian dengan baik. Mereka biasanya harap-harap cemas, takut anak didiknya gagal dalam ujian,” pungkasnya.

Sebagai kepala sekolah, Neng berharap seluruh siswanya meraih hasil maksimal sehingga kelak mereka bisa mendapatkan nila memuaskan, dan pada akhirnya bisa diterima kuliah di perguruan tinggi ternama sesuai cita-cita mereka.

“Saya tentu saja mendoakan yang terbaik untuk seluruh siswa Moonzher yang tengah melaksanakan ujian ini. Semoga mereka mendapatkan hasil memuaskan, sehingga orangtuanya bangga terhadap anak-anak ini,” tutupnya.(sam)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!