5 Negara Meriahkan Kejuaraan Barongsai

Diterbitkan  Rabu, 12 / 04 / 2017 9:48 - Berita Ini Sudah :  389 Dilihat

KEJUARAAN INTERNATIONAL. Para pelaku olahraga Barongsai dan pihak Living World berbincang – bincang usai menggelar jumpa pers terkait pelaksanaan Kejuaraan Barongsai Internasional yang diikuti oleh 12 tim dari 6 negara pada pada 23 – 24 April mendatang.

ALAM SUTERA-Untuk kali ketiga, Mall Living World, Alam Sutera, Kecamatan Serpong Utara bakal menggelar kejuaraan barongsai bertaraf internasional pada 23-24 April nanti. Lima negara dipastikan mengirimkan tim terbaiknya ke ajang ini.

Kelima negara yang sudah bakal tampil itu di antaranya, Singapura, Malaysia, Tiongkok, Australia, dan Hongkong. Ada banyak 12 tim yang akan bertarung merebutkan total hadiah sebesar hampir Rp 200 juta dalam kejuaraan bertema Living World All Star International Lion Dance Championship.

Direktur Living World, Jannywati Hartini mengatakan, pertandingan Barongsai kelas dunia yang diselenggarakan oleh Living World menjadi ajang pertandingan yang bergengsi dan dinantikan oleh tim dari tanah air dan luar negeri.

“Di tahun 2013 dan 2014 yang Ialu, kami sukses menggelarnya dan kali ini akan melangsungkannya kembali,” paparnya.

Pertunjukan Barongsai yang merupakan kesenian dan olahraga asli Tiongkok kini telah menjadi bagian dari olahraga dan kebudayaan Indonesia serta selalu menjadi hiburan favorit khususnya bagi para pengunjung Living World.

Dalam kejuaraan di tahun ini nantinya akan diperlombakan Barongsai Tonggak dan Pertandingan Tambur, dimana pertandingan tambur akan menjadi pertandingan pertama kali yang dilakukan di Indonesia. Selain itu, Living World juga akan memberikan hadiah kepada tim barongsai dengan penilaian tingkat kesulitan tertinggi.

Sekretaris Jenderal Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI), Xaverius Djunair menjelaskan, bahwa pertandingan ini diadakan bukan hanya untuk mencari prestasi, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi antar pemain-pemain barongsai dan juga sebagai ajang pemersatu Bangsa.

“Kejuaraan ini akan dinilai oleh juri lokal dan juga internasional dimana yang menjadi kriteria penilaian adalah dari bentuk barongsai, kerjasama antar pemain, kuda kuda , musik, ekspresi, dan juga tingkat kesulitan,” ungkapnya.

Menurutnya, kesenian barongsai sudah resmi menjadi salah satu cabang olahraga nasional yang dinaungi oleh FOBI dan sudah ada di 20 provinsi serta menjadi anggota badan dunia yaitu, International Dragon and Lion Dance Federation (IDLDF), dimana anggotanya sudah mencapai 35 negara yang tersebar diseluruh dunia.

Saat ini FOBI pun sudah resmi menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Sementara, menurut Ketua Yayasan Kong Ha Hong, Ronald Syarif menerangkan, yayasan yang dikelolanya merupakan yayasan pelatih barongsai terbesar di Indonesia yang akan ambil bagian di Living World.

Sederet prestasi telah ditorehkan tim Kong Ha Hong seperti menjadi juara dunia pada 2009 di Guang Zhou, 2014 di Indonesia, dan 2015 di Beijing serta tim FOBI Kalimantan Tenggara yang pernah menjadi juara di PON pada 2016 lalu. (dra)

Direktur Living World Jannywati Hartini, Ketua Yayasan Kong Ha Hong, Ronald Syarif, dan Sekretaris Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI), Xaverius Djunair.

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!