Khafilah MTQ XVI Dilepas Minggu

Diterbitkan  Rabu, 12 / 04 / 2017 10:12 - Berita Ini Sudah :  279 Dilihat

ILUSTRASI (NET)

CIPUTAT– Peserta khafilah Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XIV Provinsi Banten asal Kota Tangerang Selatan dilepas pada Minggu ini. Pelepasan bakal dilakukan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany di hotel Marilyn BSD, Serpong, pukul 09.00 WIB.

Peserta MTQ XIV terdiri dari 60 orang sesuai kategori yang akan dilombakan bersama tim official dan pendamping yang mencapai 100 orang.

“MTQ yang keempat belas dilaksanakan pada Senin tanggal 17 April ini dan pelepasan peserta pada Minggu langsung oleh Ibu Airin,” tegas Sekretaris Umum LPTQ Kota Tangsel, Abdul Rojak.

Dalam prosesi pelepasan itu, diungkapkan Rojak, sebelumnya akan diadakan pembinaan pamungkas bagi peserta. Pembinaan untuk mempersiapkan mental dan kemampuan para peserta dan arahan-arahan yang lain. Pembinaan tersebut diharapkan akan meneguhkan hati para peserta ketika mengikuti perlombaan melawan kabupan/kota lain se-Banten.

“Peserta akan dibina mulai hari Sabtu sebagai pembinaan terakhir jelang pelaksanaan lomba. Pembinaan ini untuk pemantapan selain sebelumnya sudah ada pembinaan pada masing-masing pesantren asal peserta,” katanya.

Namun demikian, menurut Rojak, Tangsel terlambat dalam pembinaan dibanding daerah kabupaten kota lain. Mereka membina lebih awal sementara Tangsel tertinggal. Idealnya pembinaan jelang perlombaan lima kali sedangkan Tangsel baru mau akan kelima pada Sabtu besok.

“Tangsel terlambat membina peserta jika dibandingkan dengan daerah kabupaten lain. Keterlambatan ini sebetulnya tidak terlampau lama hanya sebulan hal ini disebabkan karena persoalan lain. Tapi meski terlambat masih ada kesempatan,” tukas Rojak.

Dari terlambatnya pembinaan bagi para peserta, maka kepesertaan daerah lain sudah siap untuk berlomba. Terlebih tuan rumah Kabupaten Serang mengejar juara umum dan persiapannya sejak lama. Bukan hanya Kabupan Serang, tapi Lebak dan daerah lain sudah berancang-ancang.

Selain pembinaan terlambat, ditambahkan Rojak, ada juga peserta yang belum lengkap dokumennya. Padahal penutupan pada tanggal 12 April ini oleh panitia provinsi. Dari 60 orang tiga diantaranya sampai saat ini masih diusahakan kelengkapan berkas.

“Saat ini masa sanggah, penetapan peserta tanggal 12 April. Kita sudah komunikasi terus. Kalau tidak lengkap ada dua kemungkinan satu akan dicoret oleh pantia dan kedua LPTQ memberikan penjelasan dan permohonan kepada panitia, sehingga akan ada pengecualian. Intinya yang penting itu ada kejelasan,” Rojak.

Anggota LPTQ Tangsel, Dimyati Sajari meminta agar masyarakat Tangsel mendoakan keterwakilan peserta lomba di Kabupaten Serang meraih juara hingga pulang dengan kebanggan dan mengharumkan nama kota Tangsel di Provinsi Banten.

“Mari kita doakan saja semoga jadi juara umum, termasuk tidak ada keterlembatan karena memang tahun lalu sudah ada pembinaan,” kata Diyati. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!