EYI-GLGN dan UIN Ciputat Gelar Baksos Pemeriksaan Kanker Serviks

Diterbitkan  Selasa, 25 / 04 / 2017 14:20 - Berita Ini Sudah :  268 Dilihat

Seks bebas di kalangan pemuda pemudi saat ini menjadi perhatian khusus dari praktisi dan pemerhati kepemudaan Indonesia. Salah satunya Empower Yout Indonesia – Great Leader for Great Nation (EYI-GLGN).

Akhir pekan lalu (23/4) digelar acara Bakti Sosial Pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) Screening Kanker Serviks yang diadakan UIN Syahid Medical Rescue (USMR) Fakultas kedokteran UIN Syarif Hidayatulah Jakarta bekerjasama dengan EYI-GLGN.

Menurut Kevin Haikal dari EYI-GLGN, masalah seks bebas di kalangan remaja saat ini sangat memprihatinkan. Salah satu dampaknya adalah meningkatnya jumlah pemudi yang terkena kanker serviks dari usia muda mulai 20-40 tahun.

“Ini bukan hanya masalah wanita saja, ternyata virus Kanker Serviks itu sebagian besar dibawa oleh laki-laki. Dan akan lebih meningkat bahayanya ketika freesex telah berkembang bebas dilakukan oleh para remaja kita.

Untuk alasan itu saya sangat antusias jika program ini terus berkembang dan disosialisasikan khususnya di kalangan kita,” ungkapnya usai meninjau para pasian pemeriksaan IVA di Gedung Clinical Stimulating Unit FK. UIN Jakarta.

Kanker Serviks merupakan penyebab kematian nomor dua dari berbagai macam kanker yang saat ini menjadi penyakit di kalangan masyarakat. Di Indonesia sendiri prevalensi penyakit Kanker 1,4/1000 penduduk atau 347.000 orang.

“Tingginya prevalensi tersebut perlu dicermati dengan tindakan deteksi dini Kanker Serviks,” tutur dr.Hasya Layalia Lahino usai melakukan pemeriksaan.

Sementara Ketua USMR Selvia Oktaviani berharap, pemuda Indonesia lebih peduli dan sadar bahaya Kanker Serviks. Katanya, itu bisa dicegah dengan pemeriksa dini dan tentunya menghindari perilaku seks bebas. Sebab, dengan hal tersebut dapat meningkatkan risiko terkena kanker serviks.

Kegiatan Bakti Sosial ini dihadiri oleh 7 orang dokter ahli dan dokter muda UIN Jakarta. Di antaranya,
dr. Evan Pramudito, dr. Hasya Layalia Lahino, dr. Lucky Briliantina, dr. Rasyad Wicaksono, dr. Andika Prasdipta, dr. Cut Neubi Getha & dr. Taufik, Sp.OG(K).

Usai kegiatan ini Kevin dan Silvia beserta para panitia melakukan diskusi dan kerjasama lanjutan dengan pembahasan menekan serta mensosialisasikan bahaya free sex bagi pemuda pemudi. Acara lanjutan diakhiri dengan slogan dari Group Band Slank, “Freesex & Drugs? Hari gini masih gitu?.” (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!