Pimpinan DPRD Banggakan e-Reses

Diterbitkan  Kamis, 27 / 04 / 2017 10:14 - Berita Ini Sudah :  325 Dilihat

ILUSTRASI (NET)

SERPONG– Aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui kegiatan Reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan akan semakin mudah diketahui dalam realisasinya. Hal ini seiring diterapkannya program reses elektronik atau e-Reses.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, Moh Saleh Asnawi membanggakan keberadaan e-Reses dikarenakan menjadi sistem yang sangat transparan, sehingga siapa pun bisa melihat apa saja yang disampaikan dalam reses. Dengan program e-Reses tersebut, aspirasi yang disampaikan dalam Reses juga sudah menjadi program prioritas pembangunan pemerintah ke depannya.

“Dengan adanya e-Reses ini, maka ini aspirasi yang disampaikan melalui Reses sudah menjadi skala prioritas, karena sebelumnya yang lebih diutamakan itu usulan melalui Musrenbang,” ujarnya.

Namun demikian, sambung Saleh, yang paling penting ialah masyarakat yang menyampaikan aspirasinya dalam kegiatan Reses tersebut juga bisa melihat langsung sudah sejauh mana realisasi aspirasi.

Jika masyarakat melihat aspiranya tidak ada program, bisa langsung menyampaikan keluhannya ke DPRD dan nantinya akan kembali mempertanyakan ke pemerintah soal aspirasi itu.

“Dan ini tidak hanya dikawal oleh dewan saja setiap aspirasinya itu, tapi masyarakat juga bisa ikut mengawal aspirasi yang mereka sampaikan, karena dengan program ini masyarakat bisa melihat langsung sudah sejauh mana prosesnya. Kalau mereka melihat aspirasnya belum ada program, maka masyarakat bisa langsung melakukan protes,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangsel, Much Taher Rochmadi melalui e-Reses akan lebih mudah. Kemudahan ini, dicontohkannya, masing-masing memiliki nilai anggaran dari program reses, musrenbang tingkat kecamatan dan musrenbang OPD.

“Masing-masing biasanya sudah ada anggaranya seperti usulan prioritas satu atau F1 kecamatan, usulan perogam dinas dan reses dewan. Dengan adanya masing-masing usulan tinggal diakumulasikan saja,” kata Taher.

Melalui e-reses yang terkoneksi dengan SIMRAL, maka dalam penyusunan Badan Anggaran DPRD dapat diselaraskan penyusunan APBD secara tepat. Usulan-usulan dari kelurahan sampai tingkat kota dapat dikawal tidak melenceng.

“Kemudahan lain dengan menggunakan elektronik ini usulan dari kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota tetap aman tidak bisa pindah-pindah oleh orang lain,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!