MRT Disambut Senang Pengusaha

Diterbitkan  Jumat, 28 / 04 / 2017 10:22 - Berita Ini Sudah :  595 Dilihat

ILUSTRASI (NET)

CIPUTAT– Kalangan pengusaha Tangsel senang adanya rencana pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) di Kota Tangerang Selatan. Sistem transportasi transit cepat melalui rel sepanjang 18 kilometer tersebut diambut baik, karena bakal mampu meningkatkan nilai investasi dan perekonomian masyarakat.

Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kota Tangsel Yakub Ismail menyatakan besarnya sambutan positif para pengusaha terhadap rencana MRT itu. Hadirnya MRT memberikan dampak positif bagi perekonomian Tangsel ke depan.

“Sampai sekarang saya belum mendengar informasi Tangsel akan dilintasi MRT. Memang, wacana dari pembangunan MRT Jakarta akan terintegrasi dan mudah-mudahan saja ini benar. Jika ini benar kami sangat senang sekali sebagai kalangan pengusaha,” katanya.

MRT hadir di Tangsel, diyakininya, investor akan berdatangan dengan maksimal. Selain menjadi kota investasi, dampak lain pesatnya pelaku usaha seiring akan tumbuh. Masyarakat turut membuka usaha dengan nilai yang bagus dan tak perlu harus jauh-jauh ke Jakarta.

“Kami bersyukur dari sisi dunia usaha, selain mampu mengurangi kemacetan bisa terurai,” katanya.

Ia menambahkan selama ini nilai investasi bidang properti cukup signifikan. Tak menutup kemungkinan, investasi bidang lain seperti plastik akan turut tumbuh dikarenakan persoalan investasi ada pada transportasi. Jika transportasi lancar, pasti akan lebih maju.

“Kalau dari sisi properti siginifikan ada beberapa pengembang besar domainnya di Tangsel Sinar Mas Land dan BSD. Investasi di property dan investasi lainnya meningkat karena masalah transportasi,” tambahnya.

Tak hanya berdampak pada pelaku ekonomi, masyarakat secara umum akan merasa lebih nyaman tinggal di Tangsel. Moda transportasi mudah dijangkau, sebab tak perlu bermacet-macet. “Jadi dengan moda transportasi terjangkau, selain menggunakan jalur jalur tol, ada transportasi publik massal yang semakin baik. Sehingga, Tangsel layak jadi hunian nyaman,” jelasnya.

Salah satu pelaku usaha Ahmad Matin (31) warga RT 1/1, Pondok Benda, Pamulang, mendukung pembangunan MRT. Bagi pelaku usaha, transportasi menjadi kebutuhan utama dalam mengembangkan usaha.

“Saya sangat support adanya MRT di Tangsel. Karena kemajuan transportasi sangat penting untuk menarik investor lebh banyk lagi,” kata Direktur CV Kujang Siliwangi 89 yang bergerak di bidang advertising ini.

Dampak lain, menurut Matin, majunya pelaku usaha mampu menyerap tenaga kerja semakin banyak. Secara tidak langsung pengangguran akan berkurang secara berlahan. Ini harus harus didukung sepenuhnya, karena banyak aspek positif berdampak terhadap masyarakat.

“Disisi lain akan menambah peluang kerja bagi masyarakat Tangsel dan akan terus berkurangnya penganguran di Tangsel. Memang saya menilai Kota Tangsel sebagai kota penyangga ibu kota Jakarta Tangsel sangat pesat kemajuannya di bawah kendali Ibu Airin (Walikota Tangsel),” tukas Matin.

Diketahui pada pekan kemarin, salah satu perusahaan asal Cina yakni PT BMI presentasi di Balaikota Tangsel terkait pembangunan MRT di Kota Tangsel.

Perusahaan ini juga sudah melakukan Feasibility Study (FS) terhadap jarak lintasan di Kota Tangsel dari mulai perbatasan Jakarta hingga mengitari jalan-jalan protokol di kota pemekaran dari Kabupaten Tangerang ini.

“Mereka ekspos di Balaikota terkait MRT, termasuk rute yang akan dilewati. Tapi masuknya MRT ke sini belum tahu kapan. Usulan sih sudah masuk sejak tahun lalu ke Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek,” ungkap Sukanta, kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangsel. (din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!