Ratusan Kicau Mania Berebut Piala dari Anggota Dewan

Diterbitkan  Senin, 22 / 05 / 2017 10:08 - Berita Ini Sudah :  227 Dilihat

KONTES KICAU. Anggota DPRD Kota Tangsel Dewi Indah Damayanti (kiri) dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Tangsel, Nur Slamet (pakai batik) tengah menyerahkan hadiah kepada juara lomba di ajang lomba kontes burung kicau, di Ciputat Timur, kemairn.

CIPUTAT TIMUR-Sekitar 500 kicau mania saling memamerkan burung peliharaannya di Lapangan Legoso Glass Enterprise, Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, kemarin. Kontes burung ini memperebutkan hadiah dari anggota DPRD Kota Tangsel.

Para peserta lomba tak hanya berasal dari Kota Tangsel saja, ada pula yang datang dari Kota Tangerang, Depok, bahkan hingga dari Bogor. Beberapa jenis burung yang diperlombakan dalam kontes tersebut yakni, love bird, kacer, kenari, cucak hijau, muray batu, dan beberapa jenis burung lainnya dengan beberapa kelas.

Saat perlombaan dimulai, sudah terdengar kicau-kicau burung sangat merdu. Dan terlihat juri pun langsung melakukan penilaian dari setiap kelas yang diperlombakan.

Haerul Imam, salah satu peserta dari Kecamatan Pondok Aren mengaku memang sering mengikuti perlombaan atau kontes burung di beberapa tempat. Menurutnya, perlombaan yang diadakan saat ini termasuk perlombaan yang sangat besar.

“Ini perlombaan yang besar, soalnya pesertanya dari Jabodetabek. Jadi persaingannya sangat ketat. Tapi saya senang ikut di sini, meski belum beruntung,” ujarnya.

Anggota DPRD Kota Tangsel dari Partai Nasdem, Dewi Indah Damayanti mengatakan, melihat hasil dari perlombaan pertama yang diadakan tersebut, maka tidak menutup kemungkinan ajang lomba burung Dewi Indah Damayanti Cup ini akan rutin diselenggarakan.

“Ternyata pehobi burung itu komunitasnya sangat besar, dan di sini saya merasa senang dan tentram mendengarkan kicauan burung sebanyak ini. Nanti kita iadakan lagi yang keduanya,” ujarnya.

Lanjut Dewi Indah, tujuan dia mengadakan perlombaan tersebut, untuk memberikan keasadaran kepada masyarakat yang menyaksikan dan ikut serta dalam perlombaan bahwa betapa pentingnya menjaga dan melindungi satwa yang menjadi icon kearifan lokal ini.

“Dan juga ini memberikan manfaat agar lebih baik lagi untuk memelihara dan melatih burung-burung peliharaan, sehingga terus menjadi burung yang terlatih dan bagus untuk diperlombakan,” pungkasnya. (dra)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!