PC Muhammdiyah Kecamatan Benda Bangun Gerakan Cyber Media

Diterbitkan  Selasa, 23 / 05 / 2017 12:27 - Berita Ini Sudah :  285 Dilihat

LANTIK. Ketua PDPM Muhammadiyah Kota Tanegrang, Zulfikor (depan) melantik Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah Kecamatan Benda, di GOR Kecamatan Benda, kemarin.

BATUCEPER – Di era digital ini pemuda Muhammadiyah harus menguasi berbagai media sosial. Hal itu untuk mengantisipasi gerakan yang ingin menghancurkan kaum muslim dan Islam.

Demikian diungkapkan Muhammad Yassin, Ketua Pimpinan Cabang (PC) Muhammdiyah Kecamatan Benda, Kota Tangerang, di GOR Kecamatan Benda, kemarin, usai pelantikan Pengurus PC Muhammadiyah Kecamatan Benda.

“Memang benar apa yang dikatakan Pengurus Pusat Muhammadiyah Ustadz Siswanto, generasi muda Muhammadiyah harus menguasi berbagai media sosial,” paparnya.

Dijelaskan PC Muhammadiyah Kecamatan Benda akan membentuk dan melakukan gerakan cyber muslim. Tujuannya untuk melakukan perlawanan yang ini menjatuhkan umat Islam melalui media sosial.

“Dengan cyber muslim ini diharapkan mucul paradigma baru di kalangan generasi Muhammadiyah, khsususnya di Kecamatan Benda, dalam mengantisipadi dan melawan gerakan yang ingin menghancurkan Islam itu. Namun mereka tidak boleh terprovokasi,” ujarnya.

Tidak hanya itu, pemuda Muhammadiyah juga akan meneruskan gerakan-gerakan sosial di Kecamatan Benda, sehingga pemuda Muhammadiyah tetap eksis dalam kehidupan masyarakat.

“Pemuda Muhammadiyah harus hadir di masyarakat, dengan cara membangun berbagai gerakan sosial,” katanya.

Camat Benda Tedi Rustandi, yang hadir dalam acara pelantikan tersebut, mengatakan pemuda Muhammadiyah harus aktif dalam membangun masyarakat di Kecamatan Benda.

“Kecamatan Benda memiliki Balai Latihan Kerja (BLK). Silahkan BLK dimanfaatkan untuk berbagai pelatihan-pelatihan pemuda untuk menambah skill para pemuda,” ujarnya.

Dengan demikian, karena skill-nya itu, para pemuda memiliki peluang bekerja di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. “Jadi, nanti warga Benda itu tidak hanya sebagai porter saja,” ujarnya.

Untuk bisa diterima di Bandara juga lanjut dia, para pemuda harus belalajar Bahasa Inggris. “Kemampuan Bahasa Inggris sagat dibutuhkan di Bandara. Syukur-syukur bisa menguasai bahasa asing lainnya. Kalau bisa bahasa asing, kerjanya di Bandara itu tidak hanya ngangkut barang-barang saja,” jelas Camat. (bud)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!