Gelar Lomba Bagi Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Berprestasi


Dindikbud Tangsel Fokus Tingkatkan Mutu Pendidikan

Diterbitkan  Rabu, 31 / 05 / 2017 1:11 - Berita Ini Sudah :  213 Dilihat

 

PANTAU. Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Taryono (berdiri) saat memantau kompetisi untuk para guru, pengawas, dan kepala sekolah, kemarin. Kompetisi ini salah satu fokus Dindikbud dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Tangsel.

SETU – Berpegang teguh pada Peraturan Walikota (Perwal) nomor 8 tahun 2017 tentang pedoman pemberian penghargaan kepada pendidik berprestasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel, terus memfokuskan untuk memberikan reward kepada guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi.

Lomba yang diadakan Dindikbud Tangsel sejak pembukaan pendaftaran pada 16-24 Mei lalu, mendapat antusias luar biasa dari para peserta mulai dari jenjang TK, SD dan SMP. Setelah mendaftar, para peserta berkumpul untuk melaksanakan beberapa tes tahapan akhir bertempat di Gedung Graha Widya Bakti, Puspiptek, kemarin.

Sebanyak 66 guru, pengawas dan kepala sekolah terbaik dari berbagai sekolah di Kota Tangsel ikut andil dalam perlombaan ini.

Di antaranya, guru TK sebanyak 10 peserta, guru SD sebanyak 12 peserta, guru SMP sebanyak 17 peserta, kepala TK sebanyak 3 peserta, kepala SD sebanyak 9 peserta dan kepala SMP sebanyak 8 peserta. Sementara pengawas TK ada 3 peserta, pengawas SD 2 peserta dan pengawas SMP ada 2 peserta.

Dalam memilih guru, kepala sekolah dan pengawas berprestasi dalam lomba ini, Dindikbud Tangsel menggandeng juri-juri hebat seperti Dosen UNJ, Bappeda, Inspektorat dan juga pengawas dari Provinsi Banten.

Kasie Tenaga Kebudayaan Dindikbud Tangsel Rohmat mengatakan, bahwa kegiatan ini nantinya akan dipilih yang terbaik dan akan melanjutkan langkahnya ke tingkat Provinsi.

“Setelah kegiatan ini berlangsung, kami akan menghadapkan ajang pemilihan guru, kepsek dan pengawas berprestasi tingkat Provinsi Banten. Maka, kami tidak mau main-main di tingkat Kota Tangsel ini dan demi nama Tangsel nantinya,” ujar Rohmat.

Para peserta akan memperebutkan hadiah puluhan juta yakni juara satu Rp 20 juta, juara dua Rp 15 juta dan juara tiga Rp 10 juta rupiah. Ia pun, sudah menyiapkan beberapa kegiatan bagi para pemenang untuk nantinya bisa memberikan yang terbaik di tingkat Provinsi.

“Mungkin tingkat Provinsi Banten akan digelar bulan Juni mendatang. Dan, untuk tanggal akan dikonfirmasi lebih lanjut. Kami, pastinya akan langsung memberikan pembimbingan khusus untuk mereka untuk jauh lebih siap menghadapi ajang yang lebih tinggi, Provinsi Banten,” tegasnya.

Sementara itu, Taryono menjelaskan ada dua pekerjaan besar yang harus dirapihkan di Pendidikan Kota Tangsel. Peningkatan akses di pendidikan serta peningkatan mutu. Dimana akses terkait dengan pembangunan sekolah dan ruangan baru sudah ditangani Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) tahun ini.

“Dengan itu, Dindikbud fokus pada peningkatan mutu pendidikan Kota Tangsel. Bicara mutu, berkaitan erat dengan Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas sebagai pemeran utama atau pembina sekolah.

Agar tiga ranah ini bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, maka kegiatan ini kami gelar dengan sangat serius untuk menghasilkan guru, kepala sekolah dan pengawas terbaik serta profesional,” pukas Taryono. (lan)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!