Generasi Muda Radikal Diajak Ngaji

Diterbitkan  Rabu, 07 / 06 / 2017 9:52 - Berita Ini Sudah :  308 Dilihat

TANGERANG – Belakangan ini ditenggarai banyak generasni anti Pancasila. Akibatnya mereka mudah melakukan gerakan dan pemikiran radikal seperti aksi-aksi teroris. Mereka menginginkan terjadinya integrasi bangsa. Padahal NKRI itu sudah harga mati.

Hal itu mengemuka saat Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang meluncurkan program Gerakan Mengaji (Gema) di Keluahan Kenanga, Cipondoh, Kota Tangerang, kemarin.

“Gema di bulan Ramadan 1438 Hijriyah ini dikemas dalam bentuk pesantren kilat (Sanlat). Salah satu isinya memberikan pemahaman kepada remaja tentang bahaya radikalisme ideologi,” katanya.

Gema lanjut dia akan dilaksanakan di lima Kecamatan di Kota Tangerang. Tema ini diangkat sebagai ejawantah dari keperihatinan mahasiswa STISNU tentang bahaya pemikiran radikal, fundamental, anti pancasila, dan terorisme di kalangan generasi muda.

“Para peserta Gema ini khususnya para pelajar setingkat SMP dan SMA. Gema diharapkan menjadi media penguatan ideologi Pancasila sebagai falsafah dan dasar negara yang harus dibumikan dan ditanamkan sejak dini, termasuk NKRI adalah harga mati,” tandasnya.

Raoudhatul Amaliah, Ketua Panitia, mengatakan edisi perdana Gema kali ini diikuti oleh 130-an peserta yang terdiri dari beberapa segmen perlombaan diikuti siswa SD, SMP dan SMA.

“Dalam kegiatan Gema ini juga ada berbagai perlombaan islami. Insyaallah di kelurahan lainnya akan terjaring lebih banyak lagi pesertanya yang ikut lomba-lomba,” tambah Raoudhatul.

Dr Bahrudin, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STISNU, menjelaskan kegiatan ramadhan mahasiswan STISNU diarahkan pada pengabdian masyarakat, di antaranya yang melalui Gema.

Ia menjelaskan, setiap angkatan dari program studi diwajibakan melakukan kegiatan pengabdian masyarakat desa, mushalla dan atau masjid masjid untuk menjelaskan tentang pentingnya berpancasila.

Dasuki, Lurah Kelurahan Kenanga, mengapresiasi kegiatan positif mahahasiwa STISNU di kelurahannya. Ia berharap kegiatan ini menjadi inspirasi dan contoh mahasiswa kampus lainnya untuk sama sama menjaga generasi muda dari pemikiran radikalisme. (bud)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!