Polisi Gerebek Pabrik Petasan

Diterbitkan  Rabu, 07 / 06 / 2017 9:45 - Berita Ini Sudah :  280 Dilihat

DILARANG. Polres Tangsel memperlihatkan barang bukti berupa petasan dalam rilis kasus pembuatan petasan di Mapolres, BSD, Selasa (6/6). Barang bukti berupa petasan kurang lebih mencapai 20 ribu yang siap edar tersebut diamankan dari Pagedangan yang selanjutnya akan dimusnahkan.

SERPONG-Sekitar 20 ribu petasan dari berbagai ukuran berhasil disita aparat Polres Tangsel. Petasan itu hasil penggerebekan dari sebuah pabriknya di Desa Cijantra, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (3/6) lalu.

Personel Polres Tangsel sebelumnya memang mendapatkan informasi jika di sebuah rumah di Cijantra menjadi pabrik pembuatan petasan. “Saat dilakukan penggerebekan, petugas gabungan menemukan 20 ribu petasan siap edar di bagian belakang rumah tersebut.

Namun rumah dalam posisi kosong, pemiliknya sudah melarikan diri,” kata Kompol Bahtiar Alfonso, Wakapolres Tangsel.

Dalam penggerebekan itu, Polres menerjunkan lima tim. Di antaranya, anggota Intel, Reskrim, Sabhara, dan Bimas. Hingga saat ini, petugas masih mendalami kasus tersebut mengingat pelakunya juga belum berhasil ditangkap.

“Saat penggerebekan, pelaku tidak ada di tempat. Polisi hanya nenemukan alat-alat pembuatan petasan dan bahan-bahannya. Pasal yang dilanggar oleh pelaku adalah 187 KUHP ayat 1, ancaman hukuman 8 tahun maksimal,” katanya Wakapolres.

Kompol Bahtiar Alponso menambahkan, bisnis petasan ini memang booming setiap bulan suci Ramadan. Dari informasi yang dihimpun pun, pelaku home industri petasan ini hanya melakukan produksi jika ada pesanan menjelang bulan suci Ramadan.

“Hanya dibuat menjelang Ramadan. Sejauh ini kita hanya mengungkap dan barang buktinya ada, tapi kita belum bisa menyebut ini pelakunya siapa,” tandasnya.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!