Bangun Pabrik Penunjang di Balaraja


Laba Bersih Mayora Rp 1,39 Triliun

Diterbitkan  Jumat, 16 / 06 / 2017 0:16 - Berita Ini Sudah :  138 Dilihat

RUPS. Direksi PT Mayaro Indah Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Aryaduta, Karawaci, Kabupaten Tangerang, Rabu (14/6) siang.

KARAWACI – PT Mayaro Indah Tbk akan membangun pabrik penunjang produksi di kawasan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Pabrik tersebut menelan anggaran sekitar Rp 500 Miliar.

Demikian dikatakan Direktur PT Mayora Indah Tbk Hendrik Polisar, usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Hotel Aryaduta, Karawaci, Kabupaten Tangerang, Rabu (14/6) siang.

“Kami akan membangun pabrik penunjang produksi. Tahun depan pabrik penunjang itu rampung. Biaya yang dibutuhkan untuk membangun pabrik penunjang itu sekitar Rp 500 Miliar,” ujarnya.

Henderik juga mengatakan pada tahun ini juga PT Mayora Indah Tbk akan mengajukan utang ke bang sebesar Rp 300-400 Miliar. “Walaupun tahun ini kami untung, pinjam ke bang tetap dibutuhkan karena jumlah produksi juga meningkat,” katanya.

Direktur Utama PT Mayora Indah Tbk Andre Sukendar, mengatakan tahun 2016 lalu, perusahaannya meraih pendapatan sebesar Rp 18,35 Triliun atau naik sebesar 23,8 persen dibanding tahun 2015 lalu.

“Laba usaha yang berhasil diraih perusahaan sebesar Rp 2,32, sedangkan laba bersih Rp 1,39 Triliun. Laba bersih itu naik dibandingkan tahun 2015 lalu yang hanya Rp 1,25 Triliun,” ungkap Adre.

Andre melanjutkan, dalam RPUS itu diputuskan membagikan jumlah laba bersih sebesar 34,89 persen atau sekitar 469,5 Miliar kepada para pemegang saham. “Jumlah laba bersih yang dibagikan Rp 21 per saham,” paparnya.

Dijelaskan mengapa perusahaan meraih keuntungan siginifikan, menurut Andre, karena adanya kebijakan-kebijakan strategis yang mendukung keberhasilan perusahaan.

“Kebijakan itu diantaranya diversifikasi produk, penggunaan bahan baku domestik, strategi pemasaran yang terarah, peningkatan teknologi, harga produk yang dapat diterima pasar, dan penambahan kapasitas produksi,” ungkap dia.

“Kami juga terus memperhatikan kinerja keuangan dan peranannya dalam mengembangkan usaha, terutama dalam meningkatkan potensi usaha perusahaan dalam menghadapi kondisi bisnis di era perdagangan bebas dengan memperluas jaringan bisnis dan meningkatkan efesiensi beban usaha,” katanya. (bud)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!