Ibu Walikota dan Lurah Sumur Pacing Panen Lele

Diterbitkan  Rabu, 09 / 08 / 2017 0:15 - Berita Ini Sudah :  133 Dilihat

LELE. Ibu Walikota Aini Suci Arief R Wismansyah dan Lurah Sumur Pacing Sumangku panen lele yang diternak warga di Ladang Jiwa Sumur Pacing, kemarin. Ikan lele yang beratnya mencapai 8 Kg itu diternak pada lahan tidur di kelurahan tersebut.

TANGERANG — Kelurahan Sumur Pacing, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang kedatangan tamu istimewa, yakni Ibu Walikota Tangerang Aini Suci Arief R Wismanyah, Selasa (8/8).

“Ibu Walikota sempat mengunjungi Ladang Jiwa Sumur Pacing,” ungkap Lurah Sumur Pacing, Sumangku Getar, kepada wartawan.

Kunjungan ke Ladang Jiwa Sumur Pacing itu dijelaskan Sumangku, sebagai rangkaian dari Penilaian Pola Hidup Sehat dan Bersih (PHBS) tingkat Kota Tangerang.

Ibu Walikota didampingih Ketua PKK Kecamatan Karawaci Yuli Rosidah Suli, Ketua PKK Sumur Pacing Mimin Aminah serta kader-kader, Gerakan Pemuda Mede (GPM) dan Karang Taruna.

“Penilaian PHBS tingkat Kota Tangerang ini difokuskan pada lokasi RW 04. Kami berupaya melakukan perubahan pola pikir dengan semangat kejiwaan, bukan semangat perlombaan,” katanya.

Dijelaskannya, upaya melakukan perubahan jiwa itu, hasilnya berupa ladang dan empang yang sangat baik. Ladang dan empang itu memanfaatkan lahan tidur.

“Perubahan ini harus tumbuh dari masyarakat dan harus bergerak dengan hati yang senang dan riang. Salah satunya telah dibentuk petani lingkungan. Semua warga sudah mulai mau turun ke ladang,” paparnya.

Perubahan itu lanjut Sumangku sebagai wujud perubahan dalam kehidupan sehari-hari, yakni hidup yang selalu bersih dan hati yang terjaga kemurniannya demi kemaslatan semua umat.

Sumangku juga memaparkan sesuai amanat yang disampaikan Ibu Walikota, yakni kehidupan sehat itu harus dijadikan kebutuhan oleh semua masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Warga Sumur Pacing sudah mau memperbaiki langkah-langkah yang positif dalam empat bulan, seperti membangukan lahan yang tidur untuk bertanam dan beternak,” katanya.

Warga sendiri lanjut Sumangku membuktian dengan panen lele, yang diantaranya ada yang beratnya mencapai 8 Kg per ekor. “Itu disaksikan langsung oleh Ibu Walikoya,” terang Sumangku.

Keberhasilan itu diterangkan dia, karena dilakukan dengan sungguh – sungguh. Selain itu juga ada yang menanam bayam, talas, dan kangkung yang hasilnya kelak bisa dinikmati warga sekitar. (bud)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!