Anak-anak Muda Kuat Iman Bisa Hindari Narkoba

Diterbitkan  Rabu, 16 / 08 / 2017 12:39 - Berita Ini Sudah :  163 Dilihat

SIMBOLIS. Anggota DPR RI Irgan Chairul Mahfizd memberikan bantuan makanan secara simbolos kepada SMAN 7 Kresek, dalam acara sosialisasi bahaya obat-obatan yang digelar Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten di sekolah tersebut, Selasa (15/8).

KRESEK – Anak-anak muda harus menyibukan diri dengan berbagai kegiatan positif. Hal itu sangat penting agar mereka tidak memiliki kesempatan menyentuh dan mengkomsumsi narkoba.

Demikian dikatakan anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil)l Banten III Irgan Chairul Mahfizd, di sela-sela sosialisasi bahaya obat-obatan yang digelar Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Banten di SMAN 7 Kresek, Selasa (15/8).

Menurut Irgan, yang juga politisi senior Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, mengatakan agar anak-anak muda harus meningkatkan keimanan dan ketakwaan agar tidak tergoda narkoba.

“Saya berharap anak-anak muda meningkatkan keimanan dan ketakwaannya, berhati-hati dalam memilih teman bergaul, dan menyibukan diri dengan hal hal yang positif agar terhindar dari barang haram itu dan tidak mudah tergiur dengan bujuk rayuan orang,” katanya.

Kepala BPOM Serang Nurjaya Bangsawan mengatakan sosialisasi tersebut untuk mencegah penyalahgunaan obat-obatan di kalangan pelajar.

“Kita mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan obat-obatan dan berbagai macam narkoba seperti ganja, sabu, ektasi agar anak-anak muda menegetahui sehingga mereka tidak menyalagunakan,” katanya.

Nurjaya mengaku kegiatan ini penting dilakukan sebab akhir-akhir ini pihaknya mendapatkan fakta banyak obat-obatan yang sebenarnya diperuntukan bagi penyembuhan penyakit tertentu, justru dimanfaatkan oleh generasi muda untuk mabuk-mabukan.

“Saat ini obat-obatan seperti excimert, tramadol termasuk dumolid banyak dikonsumsi untuk mabuk-mabukan. Padahal dampak penggunaan obat-obatan tersebut jika tanpa petunjuk dokter akan sangat berbahaya bagi kesehatan dan bisa menyebabkan kematian,” jelas Nurjaya.

Untuk itu, Nurjaya menghimbau kepada para seluruh siswa agar tidak menggunakan obat-obatan dengan sembarangan, karena itu dapat membahayakan kesehatan.

“Saya berharap semoga anak anak yang mengikuti kegiatan ini menjadi kepanjangan tangan kami untuk membantu menyebarkan informasi untuk mencegah penyalagunaan obat-obatan ditengah masyarakat,” harapnya.

Sementara itu Kepala Bidang Yankes Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Corah Usman mengatakan sebenarnya tanda-tanda orang yang melakukan penyalahgunaan obat-obatan terlarang tersebut bisa dilihat dengan kasat mata yakni dengan melihat sikap dan prilakunya.

“Orang yang melakukan penyalahgunaan obat-obatan selain fungsi deteksi tubuhnya menurun sehingga tidak lagi merasakan lapar, emosi yang tidak stabil merupakan salah satu pertanda,” jelasnya.

Menurutnya, orang yang menyalagunakan narkoba berawal dari hal-hal yang kecil yakni menghindari untuk bergaul dengan mereka penyalahguna narkotika.

“Carilah teman yang baik, agar kita terhindar,” sarannya. (bud)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!