Belajar jadi Programmer Andal di Cody’s App Academy

Diterbitkan  Kamis, 24 / 08 / 2017 22:02 - Berita Ini Sudah :  195 Dilihat

BINTAROCoding atau pemrograman identik dengan teknologi computer. Dan, program ini sangatlah bermanfaat dalam kehidupan manusia. Coding selama ini hanya dikaitkan dengan orang-orang yang berada di bidang informatika atau ilmu komputer saja, padahal coding sangatlah penting untuk diajarkan pada semua orang, terutama anak-anak.

Hal ini juga yang menjadi perhatian para programmer untuk mendirikan sekolah khusus pemrograman untuk anak-anak, salah satunya Cody’s App Academy. Berlokasi di lantai tiga Bintaro Entertainment Centre, Cody’s App Academy merupakan sebuah  start-up digital yang bergerak di bidang pendidikan, dan memiliki visi misi untuk  mengenalkan proses pembuatan aplikasi atau programming sedini mungkin kepada anak-anak.

Cody’s App didirikan oleh Wisnu Sanjaya, seorang programmer senior yang melihat manfaat pembelajaran  pemrograman pada anak. Anak-anak tentunya sangat suka bermain game, perangkat teknologi seperti komputer, handphone tentunya sudah tidak asing lagi bagi mereka. Cody’s App lalu mengembangkan kesukaan anak-anak ini , dari kesukaan bermain game menjadi bisa membuat game yang disukai.

Salah satu trainer Coddy’s App, Noviana Sandra Debbie (25) mengungkapkan bahwa anak-anak yang mengikuti kelas pemrograman rata-rata berumur 7-14 tahun atau sekitar kelas 1 SD hingga SMP. Alasan mereka mengikuti kelas di Cody’s App sendiri beragam, mulai dari kesukaan bermain game, sampai yang benar-benar ingin mempelajari secara serius apa itu pemrograman.

“Iya jadi anak-anak yang ikut kelas disini sih biasanya umurnya tujuh sampai empat belas tahun ya, biasanya yang ikut tuh anak-anak yang suka main game, terus mereka mau nyoba buat bikin game sendiri, ada juga yang emang mau belajar serius biar bisa lanjut sampai kuliah nanti,” kata Debbie.

Sekolah coding ini mengajarkan muridnya dengan cara yang santai dan  tidak ada tekanan untuk anak- anak. Belajar coding juga dapat meningkatkan logika dan mengasah otak yang bisa berguna dalam kehidupan sehari–hari maupun kegiatan belajar di sekolah.

“Metode yang digunakan adalah membuat anak-anak happy  sambil kami ajarkan bikin kode-kode program,” tandasnya.

Kehadiran sekolah coding disambut baik oleh para orangtua, kebanyakan dari mereka mendaftarkan anaknya yang memang sudah tertarik di bidang teknologi komputer . Alasannya  supaya bakat atau hobby mereka bisa diasah lebih dalam dan bisa menghasilkan sebuah pencapaian.

Salah satu orangtua murid, Nur Mega Yanti (40) mengatakan, anaknya sangat menyukai game dan teknologi komputer, bahkan bercita-cita menjadi hacker google, supaya nantinya bisa direkrut menjadi programmer di perusahaan search engine terbesar di dunia tersebut. Ia juga berharap hobi bermain game anaknya tidak hanya sekedar hobi, tapi dapat menciptakan suatu hasil atau pencapaian.

“Semoga dia bisa pintar bukan sekedar hobby aja, tapi bisa pintar menghasilkan sesuatu dari situ, membuat game, Bahasa program, bisa menciptakan aplikasi-aplikasi di komputer.” ungkap Nur Mega Yanti (40), salah satu orangtua anak.(mg3)

 

 

 

 

 

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!