MTsN 1 Tangerang Gulirkan Program Cerdas Kurasmaki.

Diterbitkan  Kamis, 14 / 09 / 2017 18:12 - Berita Ini Sudah :  289 Dilihat

KURASMAKI. Kepala MTsN 1 Tangerang Nurul Yakin foto bersama dengan ratusan siswa usai menggelar shalat Duha bersama di halaman sekolah, kemarin. Sekolah itu juga sudah menggulirkan Program Cerdas Kurasmaki.

RAJEG – MTsN 1 Tangerang yang berlokasi di Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, dalam sebulan terakhir ini menggulirkan program cerdas Kurangi Sampah Madrasah Kita (Kurasmaki).

Hal itu disampaikan Kepala MTsN 1 Tangerang, Nurul Yakin, kepada Tangerang Pos/Tangsel Pos, di ruang kerjanya, Rabu (13/9).

“Alhamdulillah, program Kurasmaki ini cukup berhasil. Terbukti, sampah plastik di sekolah ini sudah mulai berkurang,” ungkap Nurul, alumni Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung (dulu IAIN).

Terkait program itu, menurut Nurul, seluruh siswa-siswi MTsN membawa tempat makanan dan minuman seperti wadah (piring) atau gelas. Keduanya digunakan ketika mereka jajan di sekolah.

“Jadi ketika mereka jajan, makanannya tidak perlu dibungkus plastik lagi. Tapi tempat itu digunakan sebagai menyimpan makanan. Begitu juga ketika membeli minuman tidak perlu mengunakan plastik, namun mengunakan gelas yang mereka bawa dari rumah,” ujarnya.

Dijelaskan Nurul, pada awalnya para siswa merasa rikuh membawa tempat makanan dan minuman dari rumah. Namun demikian semakin lama mereka juga menjadi terbiasa.

“Memang ada satu dua orang siswa yang masih menggunakan plastik ketika jajan. Alasannya lupa tidak membawa tempat makanan dan minuman dari rumah,” katanya.

Nurul mengaku sudah melakukan sosialisasi terkait program Kurasmaki, baik kepada pedagang di kantin sekolah maupun yang ada di luar sekolah, namun ada juga satu dua pedagang yang masih melayani jajanan anak-anak dengan menggunakan plastik.

“Saya sudah sampaikan kepada pedagang, terutama yang dagang di luar sekolah, jangan layani siswa MTsN kalau tidak membawa tempat makanan dan minuman sendiri. Kalau pedagang itu masih bandel akan saya larang jualan di sekitar sekolah,” katanya.

Ketika ditanya tentang target program tersebut, Nurul mengatakan agar sekolahnya tetap dalam keadaan bersih.

“Sekolah ini memang pernah meraih juara sekolah sehat, tapi saya ingin sekolah ini lebih sehat lagi. Hal itu harus tertanam dalam perilaku seluruh pihak yang terlibat dalam sekolah ini, dari mulai OB, siswa, staf sampai guru-guru,” ujarnya. (bud)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!