Kang Budi Hibur Puluhan Anak Panti Asuhan dengan Dongeng

Diterbitkan  Senin, 02 / 10 / 2017 23:48 - Berita Ini Sudah :  1372 Dilihat

DEPOK – Budi Sabarudin menghibur puluhan anak yatim piatu di Panti Asuhan Hidayatulloh, Jalan Kramat, Pondok Petir, Depok, Jawa Barat (Jabar), Minggu (1/10/2017).

Kang Budi — demikian panggilan sehari-harinya membawakan dongeng tentang binatang dengan penuh enerjik, totalitas, dan menyusupkan berbagai humor kekinian yang menggelitik.

Sepanjang pertunjukan dongeng yang dibawakan redaktur Tangsel Pos (grup Jawa Pos) ini, bisa dinikmati puluhan anak yatim. Mereka tersenyum, tertawa, dan hanyut dalam cerita itu.

Cara Kang Budi membawakan dongeng itu sangat khas. Sebuah dongeng dikemas dalam seni pertunjukan
seorang diri dan mirip monolog, namun bentuk petunjukan yang dipakai adalah teater tradisional.

“Dongeng yang saya bawakan memang harus menghibur penonton supaya tidak jenuh, namun pertunjukan dongeng saya tetap harus mendidik dan mencerahkan mereka,” katanya

Kang Budi menjelaskan aktivitas mendongeng yang di lakukannya masih dalam kontek Gerakan Literasi, yakni mengajak dan memotivasi masyarakat membangun budaya baca dan menulis sekaligus merawat dongeng sebagai kekayaan budaya negeri ini.

“Dongeng itu sangat menarik, kaya akan imajinasi dan ajaran moral dan yang pasti berguna bagi kehidupan kita saat ini. Banyak hikmah yang bisa diteladani dari dongeng itu.

Para leluhur yang menciptakan dongeng itu memang hebat, cerdas dan cemerlang,” terangnya.

Ditegaskan Kang Budi, dirinya bersama bendera Dongeng Center Tangerang akan terus menjalankan Gerakan Literasi melalui program Dongeng Keliling ke sekolah, taman baca masyarakat, panti asuhan, lembaga pemasyarakatan, pesantren, dan pojok-pojok kampung.

Gerakan Literasi itu diungkapkan Kang Budi adalah gerakan sendiri dan mandiri tanpa ada sponsor dari pihak mana pun.

Hadiah buku-buku yang selalu diberikan kepada penonton usai mendongeng, itu diambil dari koleksi pribadi dan sedekah dari dua anaknya yang kini kuliah dan sekolah di Bandung.

“Saya akan terus mendongeng sebagai bentuk ibadah kepada Allah Swt, karena saya sadar sekali mendongeng adalah tugas dari Sang Pencipta buat saya,” paparnya.

Sofyan, salah satu penghuni panti asuhan tersebut, mengaku senang bisa menyaksikan dongeng yang dibawakan Kang Budi.

“Mendongengnya keren, lucu,” ucapnya.

Sekedar informasi, lokasi mendongeng yang berada di perbatasan Pamulang-Tangsel dan Depok-Jabar ini, digagas aktivis Kohati HMI Komisariat Pamulang sekaligus dirangkai dengan HUT Kohati ke-51.

Rosyana, salah satu panitia acara tersebut, mengaku sengaja mengumpulkan anak-anak dari panti asuhan.

“Kami berpikir bagaiaman supaya anak-anak tidak merasa bosan dengan kegiatan sehari-harinya. Akhirnya kami berinisiatif menghadirkan pendongeng Kang Budi Sabarudin.

Cara
Kang Budi menyampaikan cerita sudah sangat baik,” terangnya.

Terkait HUT Kohati (Korps HMI Wati), menurut Rosyana sebenarnya sudah lewat pada tanggal 17 September lalu. Namun sudah menjadi kewajiban anggota menggelar HUT.

“Saya berharap HUT ini dijadikan momentum menumbuhkan semangat kader agar lebih progresif lagi dalam berorganisasi di HMI,” tuturnya.

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!