3 Asosiasi Konsultan Komitmen Tak Minta Jatah Proyek

Diterbitkan  Jumat, 06 / 04 / 2018 21:37 - Berita Ini Sudah :  243 Dilihat

SERPONG-Jumlah kontraktor di Kota Tangsel terus bertambah. Kemarin, tiga asosiasi yakni, Asosiasi Kontruksi Pemborong Indonesia (ASKOPINDO), Asosiasi Tenaga Pemborong Indonesia (ATAPI) dan Asosiasi Ahli Konsultan Indonesia (ASAKINDO) resmi dilantik di Serpong.

Sekretaris ASAKINDO Provinsi Banten, Suhalimi Ismedi menyampaikan, pelantikan ini dilakukan seiring dengan kepengurusan di tingkat pusat sudah ada, maka perlu dibentuk tingkat Provinsi Banten dan Tangerang Raya.

“Hadirnya asosiasi khusus konsultan bukan kontruksi akan menghasilkan pembangunan yang sesuai dengan tujuan. Selama ini sporadis personal bukan melalui asosiasi sehingga kurang terstruktur,” katanya.

Kantor sekretariat bersama  berada di kawasan Ruko Cordoba BSD Serpong, dengan Ketua ASAKINDO Tangsel Abdul Rahman Sutara, Ketua ATAPI Asrori dan Ketua ASKOPINDO Rudi Sumintapura.

Rudi Sumintapura menyampaikan Musda serta pelantikan sebagai niatan bersama untuk turut membangun bangsa melalui jasa konsultan pembangunan. Pihaknya melalui asosiasi bukan untuk mengejar proyek atau meminta-minta terhadap pemerintah, dan komitmen bersama ini sudah ditanam sejak awal.

“Kita sudah punya komitmen tidak hanya menguber proyek, sebagaimana seperti pandangan orang biasanya asosiasi jadikan alat meminta proyek,” ucapnya.

Pihaknya mengaku pasrah apa yang diberikan oleh pemerintah, jika diberikan pekerjaan akan diterima dengan senang hati tapi apabila tidak diberikan tak akan memaksa. Namun demikian Ia menekankan agar pemerintah pun diharapkan tahu diri terhadap kinerja perusahaan yang tergabung dalam asosiasi.

“Pemerintah juga harus sadar diri, melihat hasil kinerja asosiasi. Kami sendiri tidak memaksa untuk meminta jatah proyek,” tambah ia.

Selain memang fokus sebagai konsultan pembangunan, keseriusan dalam membangun masyarakat pun akan dijalani melalui bantuan-bantuan sosial seperti santunan anak yatim piyatu, mendatangi panti-panti jompo, dan sunatan masal.

“Mengendepankan aspek sosial ada beberapa program kerja yang bisa dikerjasamakan pemerintah dengan sosial seperti santunan panti jompo dan sunatan masal sebagai program utama dan UKM dananya bersinergi dengan perusahaan lokal dan pengusaha besar,” tambah ia.

Hadir dalam acara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS, Dudung E Diredja, perwakilan dari Pemkot Tangsel yakni, Staf Ahli Kemasyarakatan dan SDM Suharno serta tamu undangan yang lain.(din)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!