529 SMA dan 294 MA Ikuti UNBK


Komputer Mendadak Error, Siswa Panik

Diterbitkan  Senin, 09 / 04 / 2018 23:16 - Berita Ini Sudah :  184 Dilihat

SERPONG-Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 tingkat SMA se-Banten, kemarin, banyak menemukan kendala. Dari mulai komputer tiba-tiba mati hingga soal-soal yang jawabannya rancu.

Mulai kemarin, hingga Kamis (12/4) mendatang, sebanyak 78.882 pelajar SMA dan MA se-Banten mengikuti UNBK. Pelaksanaan UNBK kali ini diikuti 529 SMA negeri dan swasta se Banten dan 294 Madrasah Aliyah (MA). Angka ini masih lebih kecil dibanding jumlah SMK yang ada di Banten.

Dari pantauan Tangsel Pos di sejumlah SMA Negeri di Kota Tangsel, UNBK berjalan tertib dan lancar, Meski begitu masih ada beberapa kendalanya. Seperti terjadi di SMAN 9 Kota Tangsel

Dian Nur Utami siswi kelas XII IPA 2 SMAN 9 Kota Tangsel mengaku sempat panik, saat layar komputer yang dia gunakan untuk pengerjaan soal UNBK pelajaran Bahasa Indonesia di hari pertama itu tiba-tiba mati.

“Ya komputer saya tadi mati, lumayan lama. Saya lihat selisih waktu saya sama yang disebelah 20 menit. Tapi untungnya saya bisa mengerjakan cepat dan tepat waktu,” katanya.

Diterangkan Dian, selain komputer yang dia gunakan mati, semua tahapan UNBK itu berjalan lancar. “Cuma itu saja sih, kalau yang lain lancar, sama ruang kelasnya aja terlalu dingin,” kata dia.

Tania Suflana, siswi SMAN 9 Kota Tangsel lainya mengaku tak ada masalah dalam pelaksanaan UNBK hari pertama di sekolahnya. Dia berharap, UNBK bisa lancar hingga akhir pelaksanaan. “Kendalanya di soal aja ya, option jawabanya rancu, Mirip-mirip gitu. Memang kita saja harus lebih telilti jawabnya,” ucap dia.

Menurutnya, tak ada yang perlu ditakutkan dari pelaksanaan UNBK saat ini, hal itu lantaran, nilai UNBK tak lagi menjadi acuan kelulusan siswa. “Mungkin paling enak UN pas SMA ini, dibanding SMP dan waktu SD. Lebih santai engga ada target yang menakutkan,” ucapnya.

Di SMAN 9 Kota Tangsel terdapat 350 siswa yang mengikuti UNBK. Para siswa itu akan berjuang menyelesaikan soal-soal mata pelajaran yang diberikan hingga 12 April nanti,

Sementara, Kepala SMAN 12 Kota Tangsel, Syamsudin mengungkapkan, untuk di SMAN 12 ada 301 siswa yang mengikuti ujian. “Pelaksanaan ujian hingga empat hari, kita menambah 40 unit komputer,”singkatnya.

Sekertaris Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Ardius menerangkan, pelaksanaan UNBK di Banten akan melibatkan 60.292 pelajar SMA dan 18.590 pelajar MA dari 8 kota kabupaten. “Untuk SMA negeri dan swasta sudah 100 persen, sementara MA 84,27 persen atau masih ada 97 Madrasah Aliyah dari 391 madrasah aliyah yang ada,” kata dia

Dijelaskannya, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan termasuk uji coba pelaksanaan UNBK di SMA negeri dan swasta se-Banten. “Semua persiapan sudah rampung, semoga tidak ada kendala teknis dalam pelaksanaanya hingga Kamis besok,” ucap dia.

Dia menuturkan, kewenangan MA berada di bawah Kementerian Agama. Pihaknya berharap, kedepannya pelaksanaan UNBK SMA sederajat bisa 100 persen.  “MA ini dibawah Kementerian Agama, kami harapkan ke depan bisa 100 persen termasuk MA,” katanya.(irm)

Komentar Anda

comments


Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!